Pencemaran lingkungan akibat limbah, termasuk styrofoam yang tidak dapat terurai secara hayati dan berbahaya, merupakan perhatian global. Di Indonesia, produksi styrofoam yang tinggi memperburuk masalah ini, mengancam lingkungan dan kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi ekopedagogi melalui pengenalan produk kemasan ramah lingkungan Ecoplease untuk meningkatkan pemahaman santri kelas XI di Pondok Pesantren Baiturrahman mengenai bahaya styrofoam. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis komparatif dengan uji t sampel berpasangan terhadap 34 siswa. Data dikumpulkan melalui kuesioner pre-tes dan post-tes sebelum dan sesudah sosialisasi produk Ecoplease. Hasil uji t menunjukkan perbedaan yang signifikan (p=0,000 < 0,05) dalam tingkat pemahaman santri setelah intervensi, dengan skor rata-rata pemahaman meningkat dari 39,12 menjadi 66,56. Disimpulkan bahwa implementasi ekopedagogi melalui pengenalan alternatif produk berkelanjutan seperti Ecoplease efektif dalam meningkatkan pemahaman siswa mengenai bahaya styrofoam konvensional. Penelitian ini menggarisbawahi pentingnya mengintegrasikan ekopedagogi dalam pendidikan untuk menumbuhkan kesadaran lingkungan.
Copyrights © 2025