Karakteristik Massive Open Online Courses (MOOC) yang terbuka dan masif seringkali menyebabkan kurangnya intervensi dari Subject Matter Expert (SME), sehingga berkontribusi terhadap rendahnya tingkat penyelesaian courses dalam pencapaian learning outcomes yang sudah ditargetkan. Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki hubungan antara kualitas desain MOOC berdasarkan Quality Matters Rubric, kemandirian belajar, dan keterlibatan peserta didik dengan ketercapaian learning outcomes. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik analisis Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) dan melibatkan 140 peserta didik sebagai responden. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner daring dan analisis data learning analytics pada platform ICE-I. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas desain MOOC berpengaruh signifikan terhadap kemandirian belajar (β = 0,900; p < 0,05) dan keterlibatan peserta (β = 0,884; p < 0,05). Kemandirian belajar (β = 0.562; p < 0,05) dan keterlibatan (β = 0,403; p < 0,05) secara signifikan berpengaruh terhadap ketercapaian learning outcomes. Nilai R² sebesar 0,782 untuk kemandirian belajar, 0.809 untuk keterlibatan, dan 0,874 untuk ketercapaian learning outcomes menunjukkan model memiliki kekuatan prediktif yang tinggi. Temuan ini memberikan kontribusi penting bagi pengembangan desain MOOC yang lebih efektif guna meningkatkan pengalaman belajar daring peserta didik.
Copyrights © 2025