Kajian terhadap artikel ini bertujuan untuk menganalisis integrasi kearifan lokal dalam pengembangan kurikulum di sekolah dasar dalam konteks kebijakan pendidikan nasional. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan pendekatan PRISMA untuk mengidentifikasi, memilih, dan menganalisis artikel-artikel yang relevan. Penulis meriview 20 artikel yang dipublikasikan antara tahun 2022 hingga 2025 untuk mendapatkan gambaran komprehensif mengenai tantangan, peluang, dan implikasi kebijakan dalam penerapan kurikulum berbasis kearifan lokal. Temuan utama menunjukkan bahwa meskipun kebijakan pendidikan nasional mendukung integrasi kearifan lokal, penerapannya di lapangan masih terbatas oleh beberapa faktor, termasuk kurangnya pelatihan guru, materi ajar berbasis kearifan lokal yang terbatas, serta ketidaksesuaian antara kebijakan pusat dan implementasi di tingkat daerah. Implikasi dari penelitian ini adalah pentingnya pengembangan materi ajar berbasis kearifan lokal yang lebih terstruktur serta pelatihan berkelanjutan bagi guru untuk meningkatkan penerapan kurikulum berbasis kearifan lokal secara efektif di sekolah dasar.
Copyrights © 2026