Penguasaan kosakata berbasis budaya merupakan salah satu tantangan utama dalam pembelajaran Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA). Salah satu ranah kosakata yang sering menimbulkan kesulitan bagi pemelajar asing adalah kosakata kuliner Indonesia yang kaya akan istilah bahan, teknik pengolahan, serta makna budaya. Pemelajar BIPA asal Korea Selatan kerap mengalami kendala akibat perbedaan budaya makan, jenis bahan pangan, dan keterbatasan media pembelajaran yang bersifat visual dan kontekstual. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan kamus visual kuliner Indonesia yang dirancang khusus bagi pemelajar BIPA asal Korea Selatan di Kota Malang serta menguji kelayakan produk dan respons pengguna. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang meliputi tahap analisis, perancangan, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Subjek penelitian terdiri atas sepuluh pemelajar BIPA asal Korea Selatan. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara, angket, validasi ahli, dan uji coba terbatas. Hasil validasi ahli menunjukkan bahwa kamus visual berada pada kategori sangat baik pada aspek kebahasaan, kelayakan isi, dan visual. Hasil uji coba pengguna menunjukkan bahwa kamus visual mudah digunakan, membantu pemahaman kosakata, dan meningkatkan ketertarikan belajar bahasa Indonesia. Dengan demikian, kamus visual kuliner Indonesia dinyatakan layak digunakan sebagai media pembelajaran pendukung BIPA yang efektif, kontekstual, dan berbasis budaya.
Copyrights © 2026