Implementasi pembelajaran IPAS di tingkat Sekolah Dasar, khususnya di wilayah Sasaran Pengawasan 2 Kecamatan Pemalang, menghadapi tantangan empiris berupa disparitas infrastruktur, kesenjangan kompetensi digital guru dalam merancang aktivitas Discovery Learning, dan kurangnya media yang kontekstual dan interaktif. Merespons permasalahan tersebut, penelitian ini bertujuan untuk menguji kelayakan media blog interaktif berbasis model pembelajaran Discovery Learning pada mata pelajaran IPAS. Penelitian menggunakan metode penelitian dan pengembangan (Research and Development) dengan melibatkan validasi oleh ahli desain pembelajaran, ahli materi, dan ahli media. Instrumen yang digunakan berupa angket validasi skala Likert, sedangkan media pembelajaran dikembangkan menggunakan platform blog interaktif. Analisis validitas data dilakukan menggunakan rumus Aiken’s V untuk menentukan tingkat validitas isi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media blog interaktif yang dikembangkan memiliki tingkat validitas yang sangat tinggi, dengan nilai rata-rata penilaian ahli berada di atas 4,30 dan nilai Aiken’s V pada rentang 0,80–0,86, sehingga dinyatakan sangat layak digunakan. Media ini dapat diterapkan pada pembelajaran IPAS sekolah dasar untuk mendukung implementasi Kurikulum Merdeka, baik dalam pembelajaran tatap muka, daring, maupun blended learning, serta sebagai rujukan pengembangan media pembelajaran digital interaktif. Kebaruan penelitian ini terletak pada integrasi model Discovery Learning dengan blog interaktif sebagai media utama pembelajaran IPAS sekolah dasar yang divalidasi secara komprehensif dari aspek pedagogis, materi, dan media, sehingga memberikan kontribusi baru terhadap pengembangan media pembelajaran digital yang kontekstual dan bermakna.
Copyrights © 2026