Didaktika: Jurnal Kependidikan
Vol. 15 No. 1 Februari (2026): Didaktika Jurnal Kependidikan

Analisis Problematika Pembelajaran IPAS Materi Warisan Budaya Lokal di Sekolah Dasar

Epit Ruliani (Universitas Negeri Surabaya)
Nasution (Universitas Negeri Surabaya)
Putri Rachmadyanti (Universitas Negeri Surabaya)



Article Info

Publish Date
22 Feb 2026

Abstract

Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) pada materi warisan budaya lokal di sekolah dasar masih menghadapi berbagai permasalahan, seperti perencanaan pembelajaran yang belum spesifik mengarah pada penguatan pemahaman budaya lokal, pelaksanaan pembelajaran yang cenderung berpusat pada guru, serta keterbatasan pemanfaatan media dan sumber belajar kontekstual. Kondisi tersebut berdampak pada rendahnya keterlibatan aktif siswa dan kesulitan siswa dalam memahami materi warisan budaya lokal secara bermakna. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis problematika pembelajaran IPAS pada materi warisan budaya lokal di kelas V SDN Sawunggaling I/382 Kota Surabaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa problematika pembelajaran telah muncul sejak tahap perencanaan, antara lain tujuan pembelajaran yang belum secara spesifik mengarah pada penguatan pemahaman siswa terhadap warisan budaya lokal serta metode pembelajaran yang kurang variatif. Pada tahap pelaksanaan, pembelajaran masih didominasi oleh guru sehingga keterlibatan aktif siswa rendah dan pembelajaran cenderung bersifat tekstual. Siswa juga mengalami kesulitan memahami materi warisan budaya Kota Surabaya karena penyajian materi yang abstrak dan kurang kontekstual. Selain itu, media pembelajaran yang digunakan masih terbatas pada buku teks dan gambar statis, sementara sumber belajar dari lingkungan sekitar dan warisan budaya lokal, seperti batik Surabaya, belum dimanfaatkan secara optimal. Temuan ini menunjukkan bahwa pembelajaran IPAS belum sepenuhnya memberikan pengalaman belajar yang bermakna bagi siswa dan dapat menjadi dasar bagi pengembangan strategi, media, serta sumber belajar kontekstual berbasis warisan budaya Kota Surabaya dalam pembelajaran IPAS di sekolah dasar.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

contents

Publisher

Subject

Education Languange, Linguistic, Communication & Media Mathematics Other

Description

Material Development Testing, Assessment, & Evaluation Teacher Professional Development Learning Activities Education Policy Learning Facilities & ...