Mabasan
Vol. 5 No. 1 (2011): Mabasan

Antropologi Sastra: Mata Rantai Terakhir Analisis Ekstrinsik

I Nyoman Kutha Ratna (Universitas Udayana)



Article Info

Publish Date
13 Feb 2019

Abstract

Dalam bidang sastra, dikenal dua model analisis ekstrinsik, yaitu psikologi sastra dan sosiologi sastra. Dengan adanya kekayaan sekaligus keragaman aspek-aspek kebudayaan dalam kehidupan manusia, maka kedua jenis interdisiplin dianggap belum cukup. Antropologi sastra dianggap sebagai model interdisiplin yang dapat mengantisipasi kekuranagn tersebut. Antropologi sastra jelas melibatkan dua bidang ilmu yaitu antropologi dan sastra. Keduanya  pada dasarnya memiliki persamaan, sama-sama memanfaatkan cerita dalam bentuk pengalaman sehari-hari. Etnografi dengan novel, baik dalam proses pengumpulan data maupun proses penulisannya, menunjukkan ciri-ciri yang relatif sama. Dalam teori kontemporer kedua penulisan makin sulit dibedakan, karya sastra yang cenderung ilmiah, etnografi yang cenderung literer. Untuk mengantisipasi perkembangan antropologi sastra ke depan, maka salah satu cara yang dapat dilakukan adalah memasukkannya ke dalam kurikulum.

Copyrights © 2011






Journal Info

Abbrev

MABASAN

Publisher

Subject

Arts Education Languange, Linguistic, Communication & Media

Description

MABASAN is a journal aiming to publish literary studies researches, either Indonesian, local, or foreign literatures. The scope of MABASAN includes linguistics, applied linguistics, interdisciplinary linguistics studies, theoretical literary studies, interdisciplinary literary studies, literature ...