Hubungan antara manusia dan alam sekitarnya melahirkan banyak kebutuhan, yang salah satunya adalah kebutuhan untuk melestarikan lingkungan alam sekitarnya, sehingga alam tetap terjaga kelestariannya dan dapat memenuhi kebutuhan hidup manusia. Kajian terhadap cerita rakyat La Hila bertujuan untuk menjawab permasalahan tentang bagaimana sebuah karya sastra berkontribusi terhadap pelestarian dan keseimbangan lingkungan. Dari data yang berupa cerita rakyat La Hila diperoleh data yang berhubungan dengan masalah lingkungan, khususnya yang berkaitan dengan pelestarian mata air. Melalui metode analisis deskriptif kualitatif berdasarkan teori semiotik dari sudut pandang ekokritik, yang dilakukan terhadap cerita rakyat La Hila, diperoleh hasil analisis yang menggambarkan hubungan manusia dengan mata air sebagai sumber kehidupan dan keperdulian terhadap usaha pelestarian lingkungan, khususnya lingkungan mata air. Dari hasil analisis yang dilakukan, juga bisa dilihat bahwa karya sastra memiliki fungsinya yang lain dalam kehidupan nyata, tidak hanya sebagai penghibur di kala senggang semata, tetapi juga menjadi sarana untuk menjaga kelestarian lingkungan sekitar kita.
Copyrights © 2022