Kader kesehatan memiliki kerentanan tinggi terhadap paparan Tuberkulosis (TBC), yang disebabkan oleh infeksi Mycobacterium tuberculosis dan menular melalui percikan dahak penderita. Risiko ini semakin meningkat karena kader sering berinteraksi langsung dengan pasien saat memberikan edukasi maupun pelayanan kesehatan di puskesmas. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk: (1) mengidentifikasi tingkat risiko infeksi TBC pada kader kesehatan di Puskesmas Deli Tua, (2) menganalisis faktor-faktor yang memengaruhinya, serta (3) mengevaluasi strategi pencegahan melalui edukasi dan pemeriksaan laboratorium. Metode yang digunakan mencakup pelatihan kader guna meningkatkan kewaspadaan, serta penerapan Tes Cepat Molekuler (TCM) yang mampu mempercepat dan meningkatkan akurasi pemeriksaan TBC dibandingkan metode mikroskopis konvensional. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa pelatihan mampu meningkatkan pengetahuan dan sikap kader dalam pencegahan infeksi, sementara TCM terbukti efektif dalam mempercepat diagnosis TBC sehingga pengobatan dapat segera diberikan. Dengan demikian, kegiatan ini tidak hanya memperkuat kapasitas kader kesehatan, tetapi juga berkontribusi pada upaya penanggulangan TBC di masyarakat.
Copyrights © 2025