Nyamuk merupakan vektor penyakit berbahaya seperti demam berdarah dan malaria. Penggunaan insektisida kimia secara berlebihan dapat menimbulkan dampak negatif terhadap lingkungan dan kesehatan manusia. Oleh karena itu, diperlukan alternatif alami yang aman dan efektif. Bunga kamboja (Plumeria sp.) diketahui mengandung senyawa flavonoid dan saponin yang memiliki potensi sebagai anti nyamuk. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai manfaat ekstrak etanol bunga kamboja sebagai spray anti nyamuk. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan, demonstrasi pembuatan spray anti nyamuk, dan evaluasi pemahaman peserta. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman masyarakat terhadap manfaat ekstrak etanol bunga kamboja dan kesadaran akan pentingnya penggunaan bahan alami dalam pengendalian nyamuk.
Copyrights © 2024