Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

FORMULASI SALEP EKSTRAK DAUN BIDURI (Calotropis gigantea L.) SEBAGAI ANTIBAKTERI Staphylococcus aureus Syarifah Yanti Astryna; Nora Mariska; Melizar Melizar
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 7, No 2 (2021): OKTOBER 2021
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v7i2.4195

Abstract

Staphylococcus aureus merupakan patogen utama pada manusia yang menyebabkan penyakit kulit. Penyakit yang disebabkan oleh Staphylococcus aureus ditandai dengan kerusakan jaringan yang disertai abses bernanah seperti bisul, jerawat, impetigo, dan infeksi luka. Daun biduri memilki bahan aktif yaitu alkaloid, polifenol, steroid, and saponin yang diduga mempunyai efek antibakteri. Tujuan penelitian untuk mengetahui kestabilan sifat fisik ekstrak daun biduri yang diformulasikan kedalam sediaan salep dan seberapa besar efektivitas yang dihasilkan oleh formulasi salep ekstrak daun biduri (Calotropis gigantea L.) sebagai antibakteri Staphylococcus aureus. Metode penelitian ini yaitu eksperimental laboratorium dengan pengujian secara in vitro. Extrak daun biduri diperoleh dengan metode maserasi menggunakan metanol. Salep dibuat menggunakan basis hidrokarbon. Salep yang telah dihasilkan selanjutnya diuji aktivitas antibakterinya terhadap Staphylococcus aureus menggunakan metode difusi agar, kemudian diameter daya hambat diukur dengan menggunakan jangka sorong. Bakteri Staphylococcus aureus akan diuji dengan salep ekstrak daun biduri dengan konsentrasi masing-masing 12,5%, 25%, dan 50%, kelompok kontrol positif salep gentamicin dan kelompok kontrol negatif basis salep. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) masing-masing kelompok dilakukan lima kali pengulangan. Analisis data yang diperoleh secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa diameter zona inhibisi untuk Staphylococcus aureus pada konsentrasi formulasi ekstrak daun biduri 12,5% (0 mm); 25% (0 mm) dan 50% (0 mm). Kontrol negatif (basis salep) (0 mm) dan kontrol positif (salep gentamicin) (14,4 mm). Hasil uji ini menunjukkan bahwa salep ekstrak daun biduri tidak menunjukkan aktivitas antibakteri terhadap Staphylococcus aureus.Kata kunci: Ekstrak Daun Biduri, Salep, Antibakteri, Staphylococcus aureus.Staphylococcus aureus is a major pathogen in humans which cause skin infections. The disease is caused by Staphylococcus aureus that characterized by tissue damage accompanied by abscesses such as ulcers, acne, impetigo, and wound infections. Calotropis gigantea leaves have an active ingredient which is alkaloid, polifenol, steroid, and saponin are believed as antibacterial effects. The main objective of the present study is to know the stability of physical properties with formulation of extract of Calotropis gigantea leaves and to determine how much effectiveness as antibacterial activity toward Staphylococcus aureus. This research was an experimental laboratory with in vitro test. The extract of Calotropis gigantea leaves obtained from maceration method using methanol. The ointment was made based of hydrocarbon. The obtained ointment then was examined on bacterial activity toward Staphylococcus aureus using agar diffusion method, then the diameter of the zone of inhibition measured by using sliding term. Staphylococcus aureus bacteria is tested with ointment containing extract of Calotropis gigantea leaves with concentrations of 12.5%, 25%, and 50%, gentamicin ointment is used as positive control and ointment base was used as negative. This study used Complete Randomized Design (CRD) each group performed five repetitions. The Analyzes were performed using descriptive study. The results showed that the diameter of the zone of inhibition for Staphylococcus aureus at a concentration of 12,5% (0 mm); 25% (0 mm) and 50% (0 mm). Negative control (0 mm) and positive control (14.4 mm). The results of this test indicate that ointment containing Extract of Calotropis gigantea leaves did not show antibacterial activity against Staphylococcus aureus.Keywords : Extract of Calotropis gigantea Leaves, Ointment, Antibacterial, Staphylococcus aureus.
SOSIALISASI BATAS PENGGUNAAN OBAT (BEYOND USE DATE) KEPADA SISWA SMAN 8 BANDA ACEH Fitria Fitria; Chairanisa Anwar; Syarifah Yanti Astryna; Nurhayati Nurhayati; Siti Samaniyah
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG KESEHATAN Vol 7, No 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Beyond Use Date (BUD) merupakan batas waktu penggunaan obat yang telah melalui proses peracikan, pengenceran, atau pengemasan ulang  yang berbeda dari tanggal kedaluwarsa produk asli. Evaluasi ini bertujuan untuk menjamin mutu, keamanan, dan efektivitas terapi bagi pasien, serta mencegah risiko penggunaan obat yang tidak lagi memenuhi standar kualitas. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini penyuluhan, pemaparan materi, untuk siswa negeri SMAN 8 Banda Aceh yang hadir di acara penyuluhan BUD. Diharapkan pada kegiatan pengabdian masyarakat ini  siswa dapat mengetahui BUD sehingga membantu siswa memahami batas waktu obat tetap stabil, aman digunakan dan dapat menggunakan obat secara rasional.
EDUKASI TENTANG MANFAAT EKSTRAK ETANOL BUNGA KAMBOJA SEBAGAI SPRAY ANTI NYAMUK M. Rizal K; Syarifah Yanti Astryna; Muhammad Naufal
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG KESEHATAN Vol 6, No 2 (2024): OKTOBER 2024
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Nyamuk merupakan vektor penyakit berbahaya seperti demam berdarah dan malaria. Penggunaan insektisida kimia secara berlebihan dapat menimbulkan dampak negatif terhadap lingkungan dan kesehatan manusia. Oleh karena itu, diperlukan alternatif alami yang aman dan efektif. Bunga kamboja (Plumeria sp.) diketahui mengandung senyawa flavonoid dan saponin yang memiliki potensi sebagai anti nyamuk. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai manfaat ekstrak etanol bunga kamboja sebagai spray anti nyamuk. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan, demonstrasi pembuatan spray anti nyamuk, dan evaluasi pemahaman peserta. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman masyarakat terhadap manfaat ekstrak etanol bunga kamboja dan kesadaran akan pentingnya penggunaan bahan alami dalam pengendalian nyamuk.
PEMANFAATAN KIMIA BAHAN ALAM DALAM EDUKASI DAN PELATIHAN PEMBUATAN PRODUK HERBAL RAMAH LINGKUNGAN BAGI MASYARAKAT Syarifah Yanti Astryna; Nurhayati Nurhayati
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG KESEHATAN Vol 7, No 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakPemanfaatan kimia bahan alam merupakan salah satu strategi penting dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat untuk mengolah potensi sumber daya lokal menjadi produk yang bermanfaat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan di Kabupaten Aceh Besar dengan tujuan memberikan edukasi dan pelatihan pembuatan produk herbal ramah lingkungan berbasis tanaman lokal. Metode pelaksanaan terdiri atas penyuluhan, pelatihan praktik, dan evaluasi. Produk yang dihasilkan meliputi sabun cair herbal berbahan daun sirih, minuman herbal berbahan jahe dan serai, serta hand sanitizer alami berbasis lidah buaya dan jeruk nipis. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta sebesar 70% setelah mengikuti penyuluhan. Peserta juga mampu menghasilkan produk herbal sederhana dengan kualitas baik dan layak untuk dikembangkan. Kegiatan ini tidak hanya berdampak pada peningkatan literasi sains masyarakat, tetapi juga membuka peluang wirausaha kecil berbasis bahan alam lokal. Dengan demikian, pengabdian ini diharapkan dapat berkontribusi pada peningkatan kesehatan, kemandirian ekonomi, dan kelestarian lingkungan masyarakat Aceh Besar. 
CEGAH PENYALAHGUNAAN NARKOBA PADA REMAJA DI SMPN 3 MEULABOH, KECAMATAN JOHAN PAHLAWAN, ACEH BARAT Syarifah Yanti Astryna; Fitra Alvionida; Nurhayati Nurhayati; Siti Samaniyah; Nur Aida
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG KESEHATAN Vol 6, No 1 (2024): April 2024
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Narkoba adalah masalah yang kompleks di Indonesia, yang ditandai oleh peningkatan jumlah pecandu narkoba dan banyaknya kasus narkoba yang terungkap. Hal ini berdampak buruk pada kehidupan bermasyarakat dan bernegara di masa depan. Salah satu penyebab meningkatnya konsumsi narkoba pada remaja adalah sikap mereka yang mengabaikan nilai-nilai, norma, dan hukum yang berlaku. Kegiatan sosialisasi bahaya penyalahgunaan narkoba bagi generasi muda dilaksanakan di Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 3 Meulaboh, Kabupaten Johan Pahlawan, Aceh Barat pada tanggal 15 Agustus 2024. Kegiatan sosialisasi tentang bahaya penyalahgunaan narkoba ini dikoordinasi oleh pihak Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 3 Meulaboh, dilakukan dengan tujuan agar kegiatan sosialisasi ini dapat berjalan dengan baik dan memperoleh dukungan dari berbagai pihak yang terlibat didalam kegiatan sosialisasi tersebut. Sosialisasi ini diikuti oleh pelajar dan guru wali. Tujuan penelitian untuk mengidentifikasi penyebab penyalahgunaan narkoba pada remaja. Metode yang digunakan adalah systematic literature review berdasarkan artikel yang dipublikasikan yaitu penyalahgunaan narkoba pada remaja dari berbagai aspek fisik, psikis, pendidikan, sosial dan ekonomi.Kata Kunci: Narkoba, pengetahuan kelompok remaja, penyalahgunaanDrugs are a complex problem in Indonesia, which is characterized by an increase in the number of drug addicts and the number of drug cases that have been exposed. This has a bad impact on the life of society and the state in the future. One of the causes of the increase in drug consumption in adolescents is their attitude of ignoring applicable values, norms, and laws. The socialization of the dangers of drug abuse for the younger generation was carried out at the State Junior High School (SMP) 3 Meulaboh, Johan Pahlawan Regency, West Aceh on August 15, 2024. This socialization activity about the dangers of drug abuse was coordinated by the State Junior High School (SMP) 3 Meulaboh, carried out with the aim that this socialization activity can run well and obtain support from various parties involved in the socialization activity. This socialization was attended by students and guardian teachers. The purpose of the study is to identify the causes of drug abuse in adolescents. The method used is a systematic literature review based on published articles, namely drug abuse in adolescents from various physical, psychological, educational, social and economic aspects.Key words: Drugs, adolescent group knowledge, abuse
PENINGKATAN KUALITAS GENERASI SADAR KESEHATAN REPRODUKSI REMAJA DI SMA NEGERI 1 KRUENG BARONA JAYA, KABUPATEN ACEH BESAR Ulfa Husna Dhirah; Alfitri Wahyuni; Raudhatun Nuzul ZA; Finaul Asyura; Syarifah Yanti Astryna; Soraya Lestari; Annisa Qadrunnada; Sahbainur Rezeki; Syarifah Naja; Siti Afsah
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG KESEHATAN Vol 7, No 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakKesehatan reproduksi remaja merupakan salah satu isu strategis dalam pembangunan sumber daya manusia yang berkualitas. Rendahnya pemahaman remaja tentang kesehatan reproduksi dapat berdampak pada meningkatnya risiko perilaku berisiko, kehamilan tidak diinginkan, dan penyakit menular seksual. Berdasarkan hasil observasi awal di SMA Negeri 1 Krueng Barona Jaya, ditemukan bahwa sebagian besar siswa belum memiliki pengetahuan yang memadai mengenai kesehatan reproduksi, terutama terkait perubahan fisik dan psikologis pada masa pubertas, pentingnya menjaga kebersihan organ reproduksi, serta pencegahan perilaku seksual berisiko. Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas generasi sadar kesehatan reproduksi melalui pendekatan edukasi interaktif, diskusi kelompok terarah, dan pembentukan duta kesehatan reproduksi sekolah. Metode pelaksanaan meliputi pre-test untuk mengukur tingkat pengetahuan awal, pemberian materi edukasi dengan media audiovisual dan modul cetak, simulasi, serta post-test untuk evaluasi efektivitas kegiatan. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan, sikap, dan keterampilan remaja dalam menjaga kesehatan reproduksi, serta membentuk lingkungan sekolah yang mendukung perilaku hidup sehat. Hasil PKM ini diharapkan menjadi model pemberdayaan remaja berbasis sekolah yang dapat direplikasi di wilayah lain untuk mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) poin 3, yaitu menjamin kehidupan sehat dan mendukung kesejahteraan bagi semua pada segala usia.
MENGENAL DAN MENCEGAH PENULARAN TUBERKULOSIS: EDUKASI KESEHATAN DI LINGKUNGAN MASYARAKAT PUSKESMAS BAITURRAHMAN Siti Samaniyah; Finaul Asyura; Fitria Fitria; Murnia Suri; Syarifah Yanti Astryna; Syarifah Asyura; Kesumawati Kesumawati; Fauziah Andika; Muhammad Naufal; Ida Mukhlisa; Periskila Dina Kali Kulla
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG KESEHATAN Vol 7, No 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tuberkulosis (TBC) merupakan penyakit menular yang masih menjadi masalah kesehatan serius di Indonesia. Kurangnya pemahaman masyarakat mengenai cara penularan dan pencegahan TBC menjadi salah satu faktor tingginya penyebaran penyakit ini.Tujuan Kegiatan pengabdian masyarakat ini untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran warga mengenai TBC melalui edukasi kesehatan di lingkungan Puskesmas Baiturrahman. Kegiatan dilaksanakan oleh tim dosen dan mahasiswa Universitas Ubudiyah Indonesia (UUI) beserta Apoteker Banda Aceh dengan metode penyuluhan interaktif, diskusi, dan pembagian media informasi edukatif. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta mengenai gejala, cara penularan, dan langkah pencegahan TBC. Diharapkan kegiatan ini dapat mendorong kesadaran masyarakat untuk lebih peduli terhadap kesehatan paru-paru serta aktif dalam upaya pencegahan penularan TBC di lingkungan sekitarnya. 
UPAYA MENINGKATKAN KESADARAN SISWA SMA NEGERI 16 KOTA BANDA ACEH TENTANG PENTINGNYA MENJAGA KESEHATAN Kesumawati Kesumawati; Eva Susanna; Syarifah Yanti Astryna; Murnia Suri; Ismiati Ismiati; Melda Sofia; Periskila Dina Kali Kulla
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG KESEHATAN Vol 6, No 2 (2024): OKTOBER 2024
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Upaya meningkatkan kesadaran siswa tentang pentingnya menjaga kesehatan, termasuk kebersihan lingkungan, makanan, dan gaya hidup, merupakan langkah krusial dalam menciptakan siswa yang lebih sehat. Kebersihan lingkungan yang baik dapat mencegah penyebaran penyakit, sedangkan pemilihan makanan yang sehat dapat mengurangi risiko penyakit kronis. Gaya hidup sehat juga berperan penting dalam kesehatan individu. Peningkatan kesadaran siswa dapat dilakukan melalui edukasi, kampanye, peran model, akses yang mudah, pendidikan kesehatan, dan kolaborasi. Siswa perlu memahami manfaat dari kebersihan lingkungan, makanan sehat, dan gaya hidup yang benar. Dengan pemahaman ini, diharapkan siswa dapat mengadopsi kebiasaan yang lebih sehat dan menciptakan perubahan positif dalam kesehatan mereka.Kata Kunci : Kesadaran, Kesehatan, Lingkungan, Gaya hidupEfforts to increase students awareness of the importance of maintaining health, including environmental hygiene, food, and lifestyle, are crucial steps in creating a healthier students. Good environmental hygiene can prevent the spread of diseases, while the choice of healthy food can reduce the risk of chronic illnesses. A healthy lifestyle also plays a significant role in individual health. Increasing students awareness can be achieved through education, campaigns, role models, easy access, health education, and collaboration. Students need to understand the benefits of environmental cleanliness, healthy food, and proper lifestyle. With this understanding, it is hoped that students can adopt healthier habits and create positive changes in their health.Keywords : Awareness, Health,  Environment, Lifestyle
SOSIALISASI KEBERSIHAN DI SMA NEGERI DARUL IMARAH: MENUMBUHKAN KESADARAN TENTANG PENTINGNYA LINGKUNGAN YANG BERSIH Syarifah Yanti Astryna; Siti Samaniyah; Kesumawati Kesumawati; Nurhayati Nurhayati; Syarifah Asyura
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT BIDANG KESEHATAN Vol 6, No 2 (2024): OKTOBER 2024
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kebersihan lingkungan sekolah memiliki peran yang sangat penting dalam menciptakan suasana belajar yang sehat dan nyaman. SMA Negeri Darul Imarah menyadari bahwa kesadaran kebersihan di kalangan siswa masih perlu ditingkatkan, terutama dalam menjaga kebersihan di lingkungan sekolah. Oleh karena itu, kegiatan sosialisasi kebersihan dilaksanakan dengan tujuan untuk menumbuhkan kesadaran siswa mengenai pentingnya kebersihan dan dampaknya terhadap kesehatan serta kenyamanan di sekolah. Sosialisasi ini mencakup penyuluhan tentang kebersihan pribadi dan lingkungan, diskusi interaktif, demonstrasi praktis, dan kegiatan gotong royong. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan peningkatan kesadaran siswa dalam menjaga kebersihan, dengan adanya perubahan perilaku positif, seperti membuang sampah pada tempatnya dan merawat fasilitas sekolah. Meskipun tantangan dalam mengubah kebiasaan lama masih ada, kegiatan ini terbukti efektif dalam menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan mendukung suasana belajar yang lebih baik. Diharapkan sosialisasi kebersihan ini dapat dilanjutkan secara berkelanjutan untuk menciptakan lingkungan sekolah yang sehat dan bersih.