Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Bidang Kesehatan
Vol 5, No 1 (2023): April 2023

PENYULUHAN CARA MENGURANGI DISMENORE DENGAN KOMPRES AIR HANGAT DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS MUTIARA BARAT KABUPATEN PIDIE

Salamah Salamah (Unknown)
Zaitun Zaitun (Unknown)
Ajirna Ajirna (Unknown)
Cindi Amalia Varis (Unknown)



Article Info

Publish Date
29 Apr 2023

Abstract

Prevalensi dismenore di Indonesia diperkirakan 55% perempuan dengan usia reproduktif kesulitan beraktifitas karena mengalami nyeri selama menstruasi. Angka kejadian prevalensi nyeri menstruasi berkisar 45-95% dikalangan wanita usia produktif. Dari tiga perempat jumlah wanita tersebut mengalami dismenore dengan intensitas yang ringan atau sedang. Prevalensi dismenore di Aceh cukup besar, penderita dismenore mencapai 50-60%. Angka kejadian dismenore primer berkisar 54,89% sedangkan sisanya 45,11% adalah dismenore sekunder. Tujuan dilakukan pengabdian masyarakat ini adalah untuk memberi pengetahuan tentang cara mengurangi dismenore dengan kompres air hangat pada remaja. Metode pengadian masyarakat ini menggunakan penyuluhan (ceramah dan Tanya jawab) serta demonstrasi cara melakukan kompres hangat. Kesimpulan: terdapat peningkatan pengetahuan remaja tentang kompres air hangat dan efektif mengurangi dismenore pada remaja. Saran: Diharapkan kepada remaja terapi kompres air hangat ini dapat menjadi salah satu cara yang efektif dan mudah yang bisa dilakukan untuk mengurangi nyeri haid sehingga tidak mengganggu aktifitas sehari.hari.Kata Kunci: Dismenore, kompres air hangatThe prevalence of dysmenorrhea in Indonesia is estimated at 55% of women of reproductive age who have difficulty carrying out activities because they experience pain during menstruation. The prevalence rate of menstrual pain ranges from 45-95% among women of productive age. Three-quarters of these women experience dysmenorrhea with mild or moderate intensity. The prevalence of dysmenorrhea in Aceh is quite large, with dysmenorrhea sufferers reaching 50-60%. The incidence of primary dysmenorrhea is around 54.89%, while the remaining 45.11% is secondary dysmenorrhea. The aim of this community service is to provide knowledge about how to reduce dysmenorrhea with warm water compresses in teenagers. This community service method uses counseling (lectures and questions and answers) as well as demonstrations on how to apply warm compresses. Conclusion: there is an increase in teenagers' knowledge about warm water compresses and they are effective in reducing dysmenorrhea in teenagers. Suggestion: It is hoped that warm water compress therapy for teenagers can be an effective and easy way to reduce menstrual pain so that it does not interfere with daily activities.Keywords: Dysmenorrhea, warm water compress

Copyrights © 2023






Journal Info

Abbrev

jpkmk

Publisher

Subject

Biochemistry, Genetics & Molecular Biology Chemistry Health Professions Medicine & Pharmacology Public Health

Description

Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat bidang Kesehatan (JPKMK)Â merupakan kumpulan tulisan ilmiah yang fokus pada kegiatan kontribusi dan pelayanan kepada masyarakat dalam konteks kesehatan. Jurnal ini bertujuan untuk mendokumentasikan, menganalisis, dan menyebarkan informasi terkait upaya pengabdian ...