Penurunan fungsi ginjal untuk mengeluarkan sisa metabolisme dan mengatur cairan tubuh dapat menyebabkan penyakit klinis, salah satunya gagal ginjal kronik. Terapi yang paling sering digunakan pada pasien gagal ginjal kronik adalah hemodialisis. Efek samping hemodialisis terlihat pada fisik seperti kulit kering dan menghitam, gatal-gatal pada bagian tubuh yang menyebabkan gangguan pada citra tubuh. Menganalisis hubungan citra tubuh dengan tingkat stress pada pasien gagal ginjal kronik yang menjalani hemodialisa. Desain penelitian kuantitatif dengan pendekatan deskriptif korelasi menggunakan purposive sampling dengan teknik cross-sectional. Populasi sebanyak 114 dengan sampel 53 responden. Instrument peneliitian menggunakan SIBID dan DASS-42 analisa data menggunakan uji rank-spearman. Sebagian besar mengalami citra tubuh negative 31 responden (58,5%), hamper setengahnya mengalami tingkat stress ringan 17 responden (32,1%). Hasil penelitian menggunakan uji rank-spearman didapatkan p value =0,019 maka p value ≤ 0,05 sehingga H0 ditolak H1 diterima. Kesimpulan : Ada hubungan citra tubuh dengan tingkat stress pada pasien gagal ginjal kronik yang menjalani hemodialisa di Rumah Sakit Umum Daerah Sultan Imanuddin Pangkalan Bun.
Copyrights © 2025