cover
Contact Name
Kristian
Contact Email
jihhsofficial@gmail.com
Phone
+6285869775962
Journal Mail Official
jihhsofficial@gmail.com
Editorial Address
Miliran UH 2/102, Muja Muju, Umbulharjo, Yogyakarta
Location
Kota yogyakarta,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Journal Integrative and Holistic Health Studies
ISSN : -     EISSN : 31238165     DOI : 10.66188
Core Subject : Health,
Journal Integrative and Holistic Health Studies Published by IDPUSVAKRIS Published monthly Managed by PT PUNAR SVASTHYA KRISTA Accepting research manuscripts in the field of health, especially in the field of nursing e-ISSN: 3123-8165. Journal Integrative and Holistic Health Studies is a scientific journal containing research results from the field of nursing science, such as basic nursing, medical surgery, critical and emergency, maternity, mental, community, geriatric, management and other health related to nursing. Journal Integrative and Holistic Health Studies is a scientific journal that has a focus and scope in the field of nursing science, such as basic nursing, medical surgery, critical and emergency, maternity, mental, community, geriatric, management and other health related to nursing. Authors who want to submit their manuscript to the editorial office of Journal Integrative and Holistic Health Studies should follow the writing guidelines. If the manuscript submitted is not appropriate with the guidelines or written in a different format, it will BE REJECTED by the editors before further review. The editors will only accept manuscripts that meet the assigned format.
Articles 25 Documents
HUBUNGAN SELF-EFFICACY DENGAN PENGGUNAAN ALAT KONTRASEPSI PIL PADA PASANGAN USIA SUBUR Dwi Afrita Sari; Priyani Haryanti; Oktalia Damar Prasetyaningrum; Resta Betaliani Wirata
Journal Integrative and Holistic Health Studies Vol. 1 No. 1 (2025): Journal Integrative and Holistic Health Studies
Publisher : Punar Svasthya Krista

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66188/jihhs.v1i1.1

Abstract

Penggunaan alat kontrasepsi di kalangan PUS sangat bervariasi. Di Kelurahan Demangan, pengguna KB hormonal terdiri dari 63 jiwa dengan suntik, 48 jiwa dengan implan, dan 41 jiwa dengan pil. Penggunaan pil KB merupakan yang terendah di antara jenis kontrasepsi hormonal lainnya. Rendahnya penggunaan pil KB diduga dipengaruhi oleh persepsi terhadap efek samping dan tingkat self-efficacy pasangan usia subur. Tujuannya adalah untuk mengetahui hubungan self-efficacy dengan penggunaan alat kontrasepsi pil pada pasangan usia subur di Kelurahan Demangan Yogyakarta tahun 2024. Penelitian kuantitatif korelasi dengan pendekatan cross sectional. Populasi sebanyak 103 PUS, dengan sampel sebanyak 82 responden yang dipilih menggunakan teknik proportionate random sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner modifikasi Family Planning Self-Efficacy Scale. Analisis bivariat menggunakan uji Spearman’s rho. Mayoritas responden berusia 20–44 tahun (80,5%), berpendidikan SMA/sederajat (41,5%), berstatus ibu rumah tangga (48,8%), dan tidak memiliki penghasilan (48,8%). Sebagian besar memiliki self-efficacy tinggi (54,9%), namun tidak menggunakan pil KB (59,8%). Uji Spearman’s rho menunjukkan hubungan signifikan antara self-efficacy dengan penggunaan pil KB (p = 0,007; r = 0,294), dengan keeratan rendah. Terdapat hubungan signifikan dengan keeratan rendah antara self-efficacy dengan penggunaan pil KB. Self-efficacy berperan penting dalam pengambilan keputusan penggunaan kontrasepsi. Penelitian selanjutnya disarankan untuk mengeksplorasi faktor lain agar hasil lebih komprehensif dan inovatif.
GAMBARAN PENGETAHUAN REMAJA TENTANG BAHAYA MEROKOK DI SMP NEGERI 3 SENTANI KABUPATEN JAYAPURA Clarita Taudufu; Nasrianti; Angela L Thome; Viertianingsih Patungo
Journal Integrative and Holistic Health Studies Vol. 1 No. 1 (2025): Journal Integrative and Holistic Health Studies
Publisher : Punar Svasthya Krista

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66188/jihhs.v1i1.3

Abstract

Latar Belakang: Kebiasaan merokok pada remaja dapat mengganggu konsentrsai, memori, dan kinerja belajar pada remaja, yang dapat berdampak buruk pada prestasi akademi. Kebiasaan merokok pada remaja juga bisa mahal, dan bisa menjadi pengurusan uang saku remaja yang tidak efesien. Tujuan: Mengetahui pengetahuan remaja dan mengetahui karakteristik remaja kelas VII-VIII di SMP Negeri 3 Sentani. Metode: Jenis penelitian deskriptif kuantitatif. Populasi tersebut adalah siswa kelas VII-VIII di SMP Negeri 3 Sentani, Kabupaten Jayapura dan jumlah sampel sebanyak 57 siswa. Data diperoleh dengan menggunakan kuesioner dan dianalisis secara univariat. Hasil: Pengetahuan remaja tentang bahaya merokok di SMP Negeri 3 Sentani paling banyak pada kelompok 30 orang (52,6%) dan terendah pada kelompok kurang dari 3 orang (5,3%). Kesimpulan: Berdasarkan hasil penelitian, disimpilkan bahwa pengetahuan remaja tentang bahaya merokok dapat dikategorikan karena Sebagian besar responden memiliki pengetahuan yang cukup. Saran: Diharapkan dapat menjadi bahan referensi dalam pengkajian pengetahuan perawat untuk melihat Tingkat pengetahuan remaja terhadap bahaya merokok, diharapkan agar remaja mengenai apa saja bahaya merokok yang dapat menyebabkan berbagai macam penyakit da efek samping dari orang yang menghisap rokok. Sehingga dapat menjadi sumber wawasan dan pengetahuan yang lebih mendalam khususnya pada Pengetahuan Remaja Tentang Bahaya Merokok di SMP Negeri 3 Sentani Kabupaten Jayapura.
GAMBARAN PENGETAHUAN SISWA SISWI TENTANG PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT (PHBS) DI SMPN 5 SENTANI Natalia Bsagai; Nasrianti; Fenska Narly Makualaina; Luther Walilo; Crystin E. Watunglawar
Journal Integrative and Holistic Health Studies Vol. 1 No. 1 (2025): Journal Integrative and Holistic Health Studies
Publisher : Punar Svasthya Krista

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66188/jihhs.v1i1.4

Abstract

Latar belakang: Perilaku hidup bersih dan sehat di lingkungan sekolah merupakan sekumpulan perilaku yang dipraktikan oleh peserta didik, guru, dan masyarakat lingkungan sekolah sebagai hasil pembelajaran. Permasalahan yang muncul di sekolah menengah pertama negeri menunjukan siswa/siswi tidak melakukan PHBS seperti jarang melakukan cuci tangan dengan air mengalir dan sabun, jarang menggunakan jamban sehat, jarang membuang sampah pada tempatnya sehingga terjadi beberapa kasus kejadian penyakit dseperti diare, cacingan, typoid, dan maag (Bajri, 2022). Pendidikan kesehatan dalam lingkungan sekolah perlu menerapkan prinsip perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) dikarenakan perilaku kesehatan yang buruk dapat menimbulkan dampak yang tidak baik yakni munculnya banyak penyakit. Tujuan : diketahui Gambaran Pengetahuan Siswa-siswi Tentang Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat (PHBS) di SMPN 5 Sentani Metode : Jenis penelitian dengan deskriptif kuantitatif. dengan jumlah sampel sebanyak 73 orang menggunakan Propotionate Stratified Random Sampling, pengumpulan data mengggunakan kuesioner dan dianalisis secara univariat Hasil: Terdapat mayoritas usia 13-15 tahun sebanyak 72 responden (98,6%). Rata-rata jenis kelamin responden adalah laki-laki sebanyak 40 responden (54.8%) dan jenis kelamin perempuan sebanyak 33 responden (45.2%). Kelas 7 didapatkan sebanyak 29 responden (39.7%) kelas 8, sebanyak 20 responden (27.4%) kelas 9 sebanyak 24 responden (32.9%). Pengetahuan didapatkan sebanyak 24 responden (32.9%) berpengetahuan kurang, 30 responden (41.1%) berpengetahuan cukup, dan sebanyak 19 responden Kesimpulan: Pengetahuan tentang PHBS, sebagian besar dalam kategori memadai atau cukup . Saran: Diharapkan sekolah dapat membantu meningkatkan kemampuan pengetahuan siswa tentang Perilaku Hidup Bersih dan Sehat PHBS di sekolah, bekerja sama dengan puskesmas setempat.
GAMBARAN QUARTER LIFE CRISIS PADA MAHASISWA TINGKAT AKHIR PRODI SARJANA KEPERAWATAN ANGKATAN 2021 DI STIKES BETHESDA YOGYAKARTA TAHUN 2024 rebeka christin; Antonius Yogi Pratama; Christina Yeni Kustanti; Indah Prawesti
Journal Integrative and Holistic Health Studies Vol. 1 No. 1 (2025): Journal Integrative and Holistic Health Studies
Publisher : Punar Svasthya Krista

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66188/jihhs.v1i1.5

Abstract

Quarter Life Crisis (QLC) merupakan fenomena psikologis yang sering dialami individu usia dewasa awal, termasuk mahasiswa tingkat akhir. Mahasiswa dalam fase ini sering mengalami kebimbingan dalam mengambil keputusan, perasaan putus asa, kecemasan, serta tekanan mengenai masa depan akademik, karier, dan kehidupan pribadi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran QLC pada mahasiswa tingkat akhir Prodi Sarjana Keperawatan Angkatan 2021 di STIKES Bethesda Yogyakarta tahun 2024. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah 56 orang mahasiswa akhir, dengan teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling sebanyak 44 orang mahasiswa akhir. Alat ukur dalam penelitian ini adalah kuesioner yang mengukur tujuh aspek QLC: bimbang dalam mengambil keputusan, putus asa, menilai diri secara negatif, merasa terjebak dalam situasi sulit, perasaan cemas, tertekan, dan khawatir akan hubungan interpersonal. Analisis data dilakukan dengan statistik deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa mayoritas (79,5%) mengalami QLC pada tingkat sedang. Aspek yang paling dominan adalah kebimbangan dalam mengambil keputusan (68,2%) dan penilaian diri negatif (54,5%). Quarter life crisis pada mahasiswa tingkat akhir di STIKES Bethesda Yogyakarta berada pada tingkat sedang. Penelitian lanjutan disarankan untuk mengeksplorasi QLC pada populasi lebih luas dan mengembangkan strategi intervensi yang efektif.
HUBUNGAN DUKUNGAN TEMAN SEBAYA DENGAN PERILAKU SEKSUAL BERISIKO PADA REMAJA Febiana Cindy Sulo; Tri Wahyuni Ismoyowati; Oktalia Damar Prasetyaningrum; Resta Betaliani Wirata
Journal Integrative and Holistic Health Studies Vol. 1 No. 2 (2026): Journal Integrative and Holistic Health Studies
Publisher : Punar Svasthya Krista

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66188/jihhs.v1i2.6

Abstract

Masa remaja merupakan periode terjadinya pertumbuhan dan perkembangan baik secara fisik, psikologis maupun intelektual. Menurut BKKBN secara global, diperkirakan 15 juta remaja hamil setiap tahunnya, 60% di antaranya hamil di luar nikah. Didapatkan gaya berpacaran yang dilakukan siswa-siswi tersebut yaitu berpegangan tangan, ciuman pipi, merangkul dan dirangkul dan didapatkan siswa memiliki bentuk perilaku seksual berisiko yaitu melakukan ciuman bibir dan sebagian besar dari mereka terpengaruh oleh gaya berpacaran seperti teman lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan dukungan teman sebaya dengan perilaku seksual berisiko pada remaja. Penelitian ini menggunakan kuantitatif korelasi dengan pendekatan cross sectional. Analisis menggunakan uji spearman rank dan sudah lolos Ethical Clearence, populasi berjumlah 180 dengan sampel 45 siswa. Teknik pengambilan sampel dengan teknik stratified random sampling, menggunakan alat ukur kuesioner. P-value 0,011 < α 0,05 maka dapat disimpulkan bahwa H0 ditolak dan Hα diterima. Ada hubungan antara dukungan teman sebaya dengan perilaku seksual berisiko pada remaja. Penelitian ini dapat dijadikan referensi bagi peneliti lain dan dapat memberikan edukasi kesehatan reproduksi terhadap perilaku seksual berisiko dalam meninjau perilaku seksual berisiko pada remaja.
HUBUNGAN CITRA TUBUH DENGAN TINGKAT STRESS PADA PASIEN GAGAL GINJAL KRONIK YANG MENJALANI HEMODIALISA DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH SULTAN IMANUDDIN PANGKALAN BUN Enjella; Wahyudi Qorahman; Eko Budi Laksono
Journal Integrative and Holistic Health Studies Vol. 1 No. 1 (2025): Journal Integrative and Holistic Health Studies
Publisher : Punar Svasthya Krista

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66188/jihhs.v1i1.9

Abstract

Penurunan fungsi ginjal untuk mengeluarkan sisa metabolisme dan mengatur cairan tubuh dapat menyebabkan penyakit klinis, salah satunya gagal ginjal kronik. Terapi yang paling sering digunakan pada pasien gagal ginjal kronik adalah hemodialisis. Efek samping hemodialisis terlihat pada fisik seperti kulit kering dan menghitam, gatal-gatal pada bagian tubuh yang menyebabkan gangguan pada citra tubuh. Menganalisis hubungan citra tubuh dengan tingkat stress pada pasien gagal ginjal kronik yang menjalani hemodialisa. Desain penelitian kuantitatif dengan pendekatan deskriptif korelasi menggunakan purposive sampling dengan teknik cross-sectional. Populasi sebanyak 114 dengan sampel 53 responden. Instrument peneliitian menggunakan SIBID dan DASS-42 analisa data menggunakan uji rank-spearman. Sebagian besar mengalami citra tubuh negative 31 responden (58,5%), hamper setengahnya mengalami tingkat stress ringan 17 responden (32,1%). Hasil penelitian menggunakan uji rank-spearman didapatkan p value =0,019 maka p value ≤ 0,05 sehingga H0 ditolak H1 diterima. Kesimpulan : Ada hubungan citra tubuh dengan tingkat stress pada pasien gagal ginjal kronik yang menjalani hemodialisa di Rumah Sakit Umum Daerah Sultan Imanuddin Pangkalan Bun.
PENGARUH RELAKSASI GENGGAM JARI DAN KOMPRES HANGAT DAUN KELOR TERHADAP PERUBAHAN NYERI PADA PENDERITA GOUT ARTHRITIS DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS ARUT SELATAN Rachel Aisyah; Wahyudi Qorahman; Eko Budi Laksono
Journal Integrative and Holistic Health Studies Vol. 1 No. 1 (2025): Journal Integrative and Holistic Health Studies
Publisher : Punar Svasthya Krista

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66188/jihhs.v1i1.10

Abstract

Latar belakang : Gout arthritis adalah salah satu penyakit yang cukup umum, disebabkan oleh gangguan dalam metabolisme purin. Kondisi ini ditandai dengan meningkatnya kadar asam urat dalam darah hingga melampaui batas normal. Kelebihan asam urat tersebut dapat mengendap di sendi dan organ tubuh lainnya, sehingga menimbulkan nyeri, pembengkakan, dan peradangan pada sendi. Tujuan : Menganalisis pengaruh relaksasi genggam jari dan kompres hangat daun kelor terhadap tingkat nyeri pada pendeita gout arthritis di Wilayah Kerja Puskesmas Arut Selatan. Metode : Desain penelitian ini adalah Quasy Eksperimen dengan pendekatan pretest-posttest with control group design. Teknik purposive sampling, sampel pada penelitian ini berjumlah 34 responden, terbagi ke kelompok eksperimen 17 responden dan kontrol 17 responden. Pada kelompok eksperimen diberikan relaksasi genggam jari dan kompres hangat daun kelor dengan 3 kali perlakuan durasi 20 menit selama 3 hari sedangkan kelompok kontrol hanya mendapatkan perlakuan relaksasi genggam jari. Penilaian tingkat nyeri menggunakan lembar observasi VAS.  Hasil : Hasil penelitian menunjukkan tingkat nyeri pretest pada kelompok ekperimen  5,18 dan pada kelompok kontrol  5,47. Sedangkan tingkat nyeri posttest pada kelompok eksperimen 3,24 dan kelompok kontrol 3,24 dengan p value = 0,000. Kesimpulan : Ada pengaruh Relaksasi Genggam Jari dan Kompres hangat daun kelor terhadap tingkat nyeri pada penderita Gout arthritis. Tidak ada perbedaan antara kelompok intervensi dan kelompok kontrol.
PENGARUH PEMBERIAN MADU JAHE SERAI (MJS) TEA TERHADAP TEKANAN DARAH PADA WANITA USIA MENOPAUSE DENGAN HIPERTENSI Di DUSUN TEGAL ASRI SOKOWATEN TAMANAN BANGUNTAPAN BANTUL Yusnina Nayoan; Arum Margi Kusumawardani; Fatimah Dewi Anggraeni
Journal Integrative and Holistic Health Studies Vol. 1 No. 1 (2025): Journal Integrative and Holistic Health Studies
Publisher : Punar Svasthya Krista

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66188/jihhs.v1i1.12

Abstract

Latar Belakang: Menopause dapat meningkatkan risiko hipertensi akibat penurunan hormon estrogen, yang berdampak pada elastisitas pembuluh darah. Penanganan non-farmakologis, seperti penggunaan herbal madu jahe serai (MJS) Tea, berpotensi membantu menurunkan tekanan darah melalui efek vasodilatasi, diuretik, dan antioksidan. Tujuan : Mengetahui pengaruh pemberian (MJS) Tea terhadap tekanan darah pada wanita usia menopause dengan hipertensi. Metode : Penelitian ini menggunakan desain quasi experiment dengan one group pretest-posttest design. Sampel berjumlah 32 wanita menopause penderita hipertensi di Dusun Tegal Asri Sokowaten Tamanan Banguntapan Bantul, dipilih dengan teknik total sampling. Intervensi berupa pemberian (MJS) Tea satu kali sehari selama tujuh hari. Tekanan darah diukur sebelum dan sesudah intervensi, dianalisis menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank dengan α=0,05. Hasil : Sebelum intervensi, tekanan darah responden berada pada kategori hipertensi ringan (28,1%), sedang (34,4%), dan berat (37,5%). Setelah intervensi, terjadi peningkatan proporsi tekanan darah normal menjadi 15,6% dan penurunan kategori hipertensi sedang serta berat. Rata-rata skor tekanan darah menurun dari 3,09 menjadi 2,59 (p=0,000). Kesimpulan : Pemberian (MJS) Tea berpengaruh signifikan terhadap penurunan tekanan darah pada wanita menopause dengan hipertensi.
PENGARUH FOOT HYDROTHERAPHY DENGAN JAHE MERAH (Zingiber Officanale Var Rubrum) TERHADAP ANKLE BRACHIAL INDEX (ABI) PADA PASIEN DIABETES MELLITUS TIPE II DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS ARUT SELATAN KOTAWARINGIN BARAT KALIMANTAN TENGAH Anindy Ismaraya; Eko Budi Laksono; Yayat Supriyatna
Journal Integrative and Holistic Health Studies Vol. 1 No. 2 (2026): Journal Integrative and Holistic Health Studies
Publisher : Punar Svasthya Krista

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66188/jihhs.v1i2.13

Abstract

Kejadian Diabetic Foot Ulcer (DFU) saat ini masih cukup tinggi dan dialami oleh 85% pasien dengan diabetes melitus (DM). Sirkulasi yang buruk pada ekstremitas bawah menjadi penyebab timbulnya luka diabetik pada kaki pasien  yang mengakibatkan amputasi. Salah satu terapi non farmakologi yang dapat diberikan untuk mencegah komplikasi lebih lanjut adalah foot hydrotheraphy dengan jahe merah (Zingiber Officanale Var Rubrum) yang dapat memberikan efek vasodilatasi sehingga dapat memperbaiki sirkulasi perifer. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Pengaruh Foot Hydrotherapy Dengan Jahe Merah (Zingiber Officanale Var Rubrum) Terhadap Ankle Brachial Index (ABI) Pada Pasien Diabetes Mellitus Tipe II Di Wilayah Kerja Puskesmas Arut Selatan Kotawaringin Barat Kalimantan Tengah. Penelitian ini menggunakan desain Quasy Experiment dengan pendekatan one group pretest and posttest. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling berjumlah 30 responden, dengan mengkaji nilai ABI sebelum diberikan intervensi, kemudian memberikan intervensi Foot Hydrotherapy dengan Jahe Merah (Zingiber Officanale Var Rubrum) selama 3 hari, dan mengkaji nilai ABI setelah diberikan intervensi. Hasil penelitian menunjukan hampir seluruh responden sebelum dilakukan Foot Hydrotherapy dengan Jahe Merah (Zingiber Officanale Var Rubrum). mengalami PAD Ringan yaitu sebanyak 27 responden (90%), sedangkan hasil setelah diberikan Foot Hydrotherapy dengan Jahe Merah (Zingiber Officanale Var Rubrum) hampir seluruh responden masuk dalam kategori normal yaitu sebanyak 27 responden (90%), sementara 3 responden lainnya mengalami PAD Ringan (10%). Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa Ada Pengaruh Foot Hydrotherapy Dengan Jahe Merah (Zingiber Officanale Var Rubrum) Terhadap Ankle Brachial Index (ABI) Pada Pasien Diabetes Mellitus Tipe II Di Wilayah Kerja Puskesmas Arut Selatan Kotawaringin Barat Kalimantan Tengah.
HUBUNGAN KESEJAHTERAAN SPIRITUAL DENGAN KUALITAS TIDUR PADA PASIEN HIV/AIDS DI RSUD SULTAN IMANUDDIN PANGKALAN BUN Martina Sindi Florika; Zuliya Indah Fatmawati; Eko Budi Laksono; Ade Sucipto
Journal Integrative and Holistic Health Studies Vol. 1 No. 1 (2025): Journal Integrative and Holistic Health Studies
Publisher : Punar Svasthya Krista

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66188/jihhs.v1i1.14

Abstract

HIV is a virus that attacks the human immune system and weakens the body's defenses against various diseases. This virus infects white blood cells and weakens the immune system, making infected individuals susceptible to various opportunistic infections. If left untreated, this infection can lead to AIDS (Acquired Immune Deficiency Syndrome), a series of symptoms resulting from the weakened immune system caused by the HIV virus. This study investigated the relationship between spiritual well-being and sleep quality in HIV/AIDS patients. This study used a descriptive analysis design with a sample of 58 respondents. Sampling was conducted using purposive sampling. Data were collected using the Functional Assessment of Chronic Illness Therapy-Spiritual Well-Being (FACIT-SP12) and the Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI). Univariate data analysis was performed using frequency distributions, and bivariate data analysis was performed using descriptive analysis. All respondents reported high levels of spiritual well-being. Most reported good sleep, while nearly half reported poor sleep. Descriptive analysis revealed a relationship between spiritual well-being and sleep quality. Descriptive analysis indicated that higher levels of spiritual well-being resulted in better sleep quality. This study demonstrates a relationship between high levels of spiritual well-being and sleep quality in HIV/AIDS patients.

Page 1 of 3 | Total Record : 25