Latar Belakang: Terdapat lebih dari 40% pasien Chronic Kidney Disease (CKD) yang menjalani terapi hemodialisis mengalami pruritus. Terapi hemodialisis dapat menyebabkan perubahan fisiologis, salah satunya peningkatan suhu tubuh akibat pembuangan panas melalui dialyzer yang memicu vasodilatasi dan produksi keringat berlebih, sehingga menimbulkan pruritus. Salah satu pengobatan yang dilakukan yaitu non farmakologis dengan menggunakan minyak zaitun dan bubuk kunyit. Gejala Umum: Pasien CKD yang menjalani hemodialisa sering mengalami gangguan kulit seperti gatal dan kulit kering. Metode: Karya Ilmiah Akhir ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan desain studi kasus. Populasi yang di gunakan pasien CKD yang menjalani hemodialisa dengan teknik pengambilan sampel purposive sampling dengan jumalah sampel 1 orang. Intervensi yang dilakukan pemberian minyak zaitun dan bubuk kunyit dengan penilaian menggunakan lembar kuisioner. Hasil: Hasil dari intervensi yang dilakukan selama 2 kali pertemuan didapatkan hasil bahwa ada perubahan dalam skor pruritus dari 17 menjadi 10. Kesimpulan: BerhasilĀ mengaplikasikan pemberian minyak zaitun dan bubuk kunyit pada pasien CKD yang sedang menjalani hemodialisa. Saran: Pemberian minyak zaitun dan bubuk kunyit ini dapat di terapkan di rumah sakit maupun tindakan mandiri perawat pada pasien CKD dengan masalah pruritus.
Copyrights © 2026