Program pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan kapasitas kelompok sadar wisata (Pokdarwis) Desa Sungai Bawang, Kecamatan Muara Badak, Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, dalam mengelola potensi geowisata dan budaya lokal melalui literasi digital serta penguatan manajerial. Desa ini kaya dengan budaya Dayak Kenyah dan Bahau serta lanskap rawa–perbukitan yang potensial, tetapi pengembangannya terkendala oleh rendahnya keterampilan digital dan kelembagaan Pokdarwis. Metode pelaksanaan terdiri dari lima tahapan: sosialisasi, pelatihan literasi digital dan manajemen, penerapan teknologi, pendampingan-evaluasi, serta penyusunan rencana keberlanjutan. Instrumen yang digunakan meliputi tripod, microphone clip-on, papan tulis, papan informasi, kursi lipat. Sebanyak 23 peserta terlibat aktif dalam praktik pemetaan digital, pembuatan video promosi, dan penyusunan rencana kerja Pokdarwis. Hasil menunjukkan peningkatan literasi digital masyarakat dari <40% menjadi >80%, terbentuknya konten promosi wisata (video, foto, narasi), serta perbaikan tata kelola kelembagaan Pokdarwis. Kegiatan ini menegaskan bahwa penerapan teknologi sederhana dan manajemen berbasis komunitas dapat memperkuat identitas wisata budaya dan geowisata desa.
Copyrights © 2026