Keterbatasan akses permodalan masih menjadi hambatan utama bagi jutaan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Indonesia. Program Kredit Usaha Rakyat (KUR) hadir sebagai solusi pembiayaan berbunga rendah yang disalurkan melalui perbankan, salah satunya PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas penyaluran KUR oleh BRI pada periode 2021–2024 serta mengidentifikasi faktor-faktor pendukung dan penghambatnya. Penelitian dilakukan dengan mengkaji data penyaluran KUR BRI secara nasional menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif yang didukung data kuantitatif sederhana. Data dikumpulkan melalui studi dokumentasi dan studi literatur dari laporan tahunan BRI, SIKP Kemenko Perekonomian, laporan OJK, dan jurnal ilmiah yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyaluran KUR BRI tergolong efektif berdasarkan tiga indikator teori efektivitas Steers, yaitu pencapaian tujuan, integrasi, dan adaptasi. Efektivitas program ditentukan secara simultan oleh stabilitas regulasi, kesiapan sistem operasional perbankan, dan kapasitas administratif UMKM sebagai penerima kredit.
Copyrights © 2026