Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Efektivitas Penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) oleh PT. Bank Rakyat Indonesia Tbk dalam Mendukung UMKM Tahun 2021-2024 Sahira Annaba Lubis; Agustian Sinambela; Chesia Rika Adrilia Br Sitepu; Heny Desiana Simangunsong; Lilis Febiola; Nazwa Aulia Putri; Syarah Safira Husna; Nasrullah Hidayat
Jurnal Ilmiah Ekonomi dan Manajemen Indonesia Vol. 2 No. 1 (2026): JANUARI -JUNI
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/dkjv8m66

Abstract

Keterbatasan akses permodalan masih menjadi hambatan utama bagi jutaan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Indonesia. Program Kredit Usaha Rakyat (KUR) hadir sebagai solusi pembiayaan berbunga rendah yang disalurkan melalui perbankan, salah satunya PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas penyaluran KUR oleh BRI pada periode 2021–2024 serta mengidentifikasi faktor-faktor pendukung dan penghambatnya. Penelitian dilakukan dengan mengkaji data penyaluran KUR BRI secara nasional menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif yang didukung data kuantitatif sederhana. Data dikumpulkan melalui studi dokumentasi dan studi literatur dari laporan tahunan BRI, SIKP Kemenko Perekonomian, laporan OJK, dan jurnal ilmiah yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyaluran KUR BRI tergolong efektif berdasarkan tiga indikator teori efektivitas Steers, yaitu pencapaian tujuan, integrasi, dan adaptasi. Efektivitas program ditentukan secara simultan oleh stabilitas regulasi, kesiapan sistem operasional perbankan, dan kapasitas administratif UMKM sebagai penerima kredit.
Efektivitas Transmisi Moneter Konvensional di Tengah Intervensi Kebijakan: Studi VAR Suku Bunga, Inflasi, Nilai Tukar, dan Jumlah Uang Beredar Indonesia (2015–2024) Cantika Sarma Seicilia Silalahi; Agustian Sinambela; Daffa Alfa Ridho Naipospos; Najwa Adelia Siregar; Sahira Annaba Lubis; Septriani Theresia Siagian
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - Oktober
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i3.14191

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis secara komprehensif efektivitas jalur transmisi moneter konvensional, yaitu suku bunga dan nilai tukar, terhadap jumlah uang beredar (M2) di Indonesia serta peran intervensi kebijakan di luar jalur konvensional selama 2015–2024. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif-kausal dengan data sekunder bulanan dari Bank Indonesia berupa BI Rate/BI7DRR, inflasi, kurs rupiah terhadap dolar Amerika Serikat, dan M2. Analisis memakai model Vector Autoregression (VAR) pada data first difference dengan lag optimal dua dan variabel dummy eksogen untuk periode pandemi COVID-19 dan burden sharing 2020–2021, dilengkapi uji kausalitas Granger, Impulse Response Function, dan Forecast Error Variance Decomposition. Hasil menunjukkan bahwa kurs berpengaruh positif dan signifikan terhadap BI Rate (koefisien 2,476; t-statistik 2,864), sedangkan BI Rate dan kurs tidak berpengaruh signifikan terhadap M2. Variabel dummy signifikan memengaruhi M2 (koefisien 0,009; t-statistik 3,090), tetapi tidak memengaruhi BI Rate, inflasi, maupun kurs. Model dinyatakan stabil dan bebas autokorelasi. Dengan demikian, transmisi moneter konvensional bersifat terbatas dan tidak seragam antarjalur, sedangkan intervensi kebijakan yang efektif dan langsung melalui burden sharing menjadi determinan yang lebih dominan serta terkontrol bagi M2 pada periode gejolak ekonomi. Otoritas moneter perlu mengelola instrumen nonkonvensional secara hati-hati agar tidak menimbulkan risiko inflasi yang signifikan pada saat masa pemulihan.