Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan gaya kepemimpinan instruksional kepala madrasah, menganalisis dampaknya terhadap kinerja guru, serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat implementasinya di MA Swasta Nurul Fadhillah. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus fenomenologis. Partisipan penelitian terdiri atas tujuh guru yang terlibat langsung dalam proses pembelajaran. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model interaktif yang meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi, dengan menjaga keabsahan data melalui triangulasi dan member check. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gaya kepemimpinan kepala madrasah berorientasi pada peningkatan mutu pembelajaran melalui supervisi akademik yang rutin, pembinaan profesional guru, pengawasan kurikulum, komunikasi kolaboratif, serta integrasi nilai-nilai keislaman dalam seluruh mata pelajaran. Kepemimpinan instruksional yang diterapkan berdampak signifikan terhadap peningkatan kinerja guru, khususnya dalam aspek kedisiplinan administrasi pembelajaran, kesiapan mengajar, penguasaan materi, pengelolaan kelas, inovasi metode pembelajaran, serta penguatan profesionalisme melalui partisipasi dalam pelatihan dan MGMP. Faktor pendukung implementasi kepemimpinan instruksional meliputi komitmen kepala madrasah, budaya religius yang kuat, koordinasi kurikulum yang sistematis, komunikasi terbuka, serta dukungan terhadap pengembangan kompetensi guru. Sementara itu, faktor penghambat meliputi keterbatasan sarana dan media pembelajaran, beban administrasi yang tinggi, keterbatasan waktu supervisi, serta perbedaan kemampuan adaptasi guru terhadap perubahan. Penelitian ini memberikan kontribusi teoretis dalam pengembangan kajian kepemimpinan instruksional pada konteks madrasah swasta serta rekomendasi praktis bagi peningkatan mutu pendidikan Islam secara berkelanjutan.
Copyrights © 2026