Salah satu faktor penting dalam penyelenggaraan sistem pendidikan yang efektif dan berkelanjutan adalah bagaimana manajemen pendidikan pada sebuah organisasi atau lembaga. Implementasi manajemen pendidikan tidak hanya berupa aktivitas administratif dan organisatoris, tetapi juga didasari pada landasan filosofis yang memberikan arah, makna, serta nilai bagi setiap proses pengelolaan pendidikan. Manajemen pendidikan Islam adalah proses mengelola atau mengatur pendidikan Islam. Filsafat adalah studi tentang seluruh fenomena kehidupan dan pemikiran manusia secara kritis dan dijabarkan dalam konsep mendasar. Filsafat tidak didalami dengan melakukan eksperimen-eksperimen dan percobaan-percobaan, tetapi dengan mengutarakan masalah secara persis, mencari solusi untuk itu, memberikan argumentasi dan alasan yang tepat untuk solusi tertentu. Hubungan antara Pendidikan dengan filsafat diibaratkan hubungan dua sisi mata uang, atau dapat dikatakan Pendidikan pada hakikatnya merupakan aplikasi dari filsafat. Filsafat merumuskan tujuan akhir kehidupan dan berfungsi sebagai landasan teoretis, memberikan arah dan pedoman dasar bagi sistem pendidikan, sedangkan pendidikan menawarkan saran tentang bagaimana tujuan akhir tersebut dicapai melalui implementasi praktis dan pengembangan kurikulum. Filsafat tanpa pendidikan dianggap "buta" karena tidak memiliki sarana untuk mewujudkan visinya secara nyata, sementara pendidikan tanpa filsafat akan "tidak valid" atau tanpa arah yang jelas, hanya menjadi konsep tanpa dampak praktis. Melalui kajian mendalam, penulis ingin menunjukkan bagaimana perspektif filsafat, memberikan kontribusi signifikan dalam pembentukan dan pengembangan teori manajemen pendidikan.
Copyrights © 2026