Permintaan akan bahan bangunan meningkat dan menyebabkan para pelaku industri bersaing ketat untuk mengembangkan bisnis mereka. Kaspea Bangunan adalah salah satu pemain di toko ritel bahan bangunan yang menghadapi persaingan ketat ini. Saat ini, penjualan Kaspea Bangunan menurun dan tidak mencapai target penjualan perusahaan. Berdasarkan analisis 5 Why, Kaspea Bangunan belum mengoptimalkan pemasaran digitalnya, dan hal ini diidentifikasi sebagai akar penyebab penurunan penjualan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi perilaku pelanggan, dan preferensi pembelian mereka di industri ritel bahan bangunan yang bertujuan untuk mendapatkan pemahaman yang lebih dalam tentang faktor-faktor apa yang memengaruhi keputusan pembelian konsumen di Kaspea Bangunan. Penelitian ini menunjukkan bagaimana keputusan pembelian dipengaruhi oleh bauran pemasaran (4P), yaitu produk, harga, tempat, dan promosi. Bauran promosi yang terdiri dari periklanan, hubungan masyarakat, penjualan pribadi, pemasaran langsung dan digital, serta promosi penjualan juga memainkan peran penting karena konsumen merespons strategi bauran promosi ini. Analisis internal dan analisis eksternal dilakukan dan digunakan dalam penelitian ini untuk menghasilkan strategi alternatif dan akhirnya menemukan strategi yang tepat untuk Kaspea Bangunan. Hasil penelitian ini menyarankan Kaspea Bangunan untuk meningkatkan dan memfokuskan strategi pemasaran digital guna mengikuti perubahan perilaku konsumen dan meningkatkan kesadaran merek.
Copyrights © 2026