Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran inovasi dalam memediasi pengaruh Green Entrepreneurial Orientation (GEO) terhadap kinerja berkelanjutan ekonomi, lingkungan, dan sosial pada UMKM yang tergabung dalam Komunitas Rumah UMKM Kebumen (RUKUN). Latar belakang penelitian didasarkan pada rendahnya kapasitas inovasi dan penerapan praktik ramah lingkungan di kalangan UMKM, meskipun tekanan pasar, regulasi, dan tuntutan keberlanjutan semakin meningkat. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain explanatory survey, yang melibatkan 284 pelaku UMKM sebagai populasi penelitian. Data primer dikumpulkan melalui kuesioner berskala Likert 1–5 dan dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling – Partial Least Squares (SEM-PLS) melalui SmartPLS 3 untuk menguji hubungan langsung dan tidak langsung antar variabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa GEO memiliki pengaruh positif signifikan terhadap inovasi, serta berpengaruh langsung pada kinerja berkelanjutan. Inovasi terbukti menjadi mediator yang kuat dalam hubungan antara GEO dan seluruh dimensi kinerja keberlanjutan, di mana inovasi mampu memperkuat dampak orientasi hijau terhadap pencapaian kinerja ekonomi, pengelolaan lingkungan, dan kontribusi sosial UMKM. Model penelitian juga menunjukkan kemampuan prediktif yang kuat dengan nilai R-square inovasi sebesar (0,574) dan kinerja berkelanjutan sebesar (0,64). Temuan ini menegaskan pentingnya inovasi sebagai kapabilitas strategis bagi UMKM yang berorientasi ramah lingkungan, sekaligus memperluas penerapan teori Natural Resource-Based View (NRBV) dan Triple Bottom Line (TBL) pada konteks usaha kecil.
Copyrights © 2026