Perkembangan teknologi informasi meningkatkan risiko serangan siber pada pemerintah daerah, sehingga diperlukan penguatan kapasitas keamanan siber. Pemerintah pusat telah mendorong pembentukan Tim Tanggap Insiden Siber (TTIS) melalui SEB Mendagri–BSSN 2025 dan Peraturan Kepala BSSN Nomor 1 Tahun 2024. Di Kabupaten Klungkung, upaya ini diwujudkan melalui inovasi Kiwa Tengen, termasuk pengembangan Corporate University (Corpu) Keamanan Siber. Namun, pengembangan Corpu masih terkendala alur proses bisnis yang belum jelas, ketiadaan rancangan UI/UX pada website CSIRT Klungkung, serta belum tersedianya modul pembelajaran awal. Penelitian ini melakukan analisis proses bisnis, perancangan UI/UX halaman Corpu, dan penyusunan satu modul pembelajaran keamanan siber. Metode meliputi studi dokumen, wawancara, Business Process Analysis, dan perancangan antarmuka berbasis prinsip UI/UX sederhana. Hasilnya mencakup alur proses bisnis Corpu, rancangan UI/UX halaman Corpu Kiwa Tengen, serta modul pembelajaran digital awal yang siap diimplementasikan. Keluaran ini diharapkan memperkuat kapasitas TTIS serta meningkatkan literasi keamanan siber di Kabupaten Klungkung.
Copyrights © 2026