Banjir adalah bencana hidrometeorologi yang kerap melanda Kota Samarinda dan memberi dampak signifikan pada lingkungan sekolah serta keselamatan siswa. Rendahnya pengetahuan dan sikap kesiapsiagaan siswa terhadap mitigasi banjir menandakan kebutuhan akan pendidikan kebencanaan yang efektif dan selaras dengan karakteristik peserta didik. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh metode pembelajaran Make a Match terhadap peningkatan pengetahuan dan sikap siswa mengenai mitigasi banjir di SMP Negeri 11 Samarinda. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pra-eksperimental one group pretest–posttest. Sampel terdiri dari 74 siswa kelas IX yang diambil melalui stratified random sampling. Intervensi dilaksanakan dengan menggunakan metode Make a Match dan media kartu tanya- jawab berisi materi mitigasi banjir. Instrumen penelitian berupa kuesioner pengetahuan dan sikap telah melalui uji validitas isi (expert judgement), uji validitas empiris, dan uji reliabilitas. Analisis data dilakukan dengan uji Wilcoxon karena data tidak berdistribusi normal. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan pengetahuan siswa setelah intervensi, dengan skor rata-rata naik dari 48,74 pada pretest menjadi 81,81 pada posttest. Sikap siswa terhadap mitigasi banjir juga membaik, dari rata-rata 76,78 menjadi 86,85. Uji statistik menghasilkan p < 0,05, yang menandakan pengaruh signifikan metode MakeMatch terhadap pengetahuan dan sikap siswa.
Copyrights © 2026