Tanaman obat keluarga (TOGA) merupakan jenis vegetasi yang secara mandiri dibudidayakan oleh rumah tangga untuk dimanfaatkan sebagai sarana pengobatan tradisional berbasis bahan alam. Keberadaan tanaman ini memiliki nilai strategis karena sifatnya yang relatif aman, ekonomis, serta mudah diakses oleh masyarakat, khususnya di wilayah desa bunsur. Meskipun sebagian besar keluarga di desa tersebut telah mengusahakan berbagai jenis TOGA di lingkungan tempat tinggalnya, tingkat pemanfaatan serta pengolahannya masih belum mencapai potensi optimal yang harusnya dapat di wujudkan. Aktivitas sosialisasi, penyuluhan, serta optimalisasi pemanfaatan tanaman obat keluarga (TOGA) di susun secara sistematis sebagai instrumen edukatif bagi masyarakat dalam meningkatkan kapasitas pengetahuan dan keterampilan terkait pengelolaan serta pemanfaatan TOGA. Warga desa bunsur memperoleh pembinaan komperhensif yang mencakup tahap pengenalan, pengolahan, hingga penerapan TOGA dalam konteks kehidupan sehari-hari. Implementasi program tersebut direalisasikan pada tanggal 3 September 2025. Tujuan dilaksanakan program kegiatan ini adalah memberikan pelatihan pembuatan minyak linemen yang digunakan sebagai minyak gosok. Selanjutnya dilakukannya sosialisasi dari pelatihan dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam pemanfaatan TOGA, sehingga dapat dijadikan obat sendiri maupun dijual dalam bentuk lain sebagai sember ekonomi keluarga. Kata kunci: TOGA, obat, herbal
Copyrights © 2026