Program Pengabdian Universitas Muhammadiyah di Desa Simpang Perak Jaya muncul sebagai jawaban atas kebutuhan pendidikan agama nonformal yang lebih terstruktur bagi anak-anak. Melalui pendekatan kolaboratif, dirintislah Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) yang menjadi pusat pembelajaran Al-Qur’an, akhlak, dan pembiasaan ibadah dasar. Proses pelaksanaan melibatkan perangkat desa, pengurus masjid, pondok pesantren, tokoh agama, donatur, dan masyarakat setempat. Hasil dari kerja sama ini antara lain pembentukan struktur pengelola, terselenggaranya kegiatan perdana, serta tumbuhnya antusiasme masyarakat. Kolaborasi multipihak terbukti mampu memperkuat literasi Qur’ani sekaligus menanamkan nilai-nilai religius kepada anak. Ke depan, TPQ diharapkan menjadi model penguatan pendidikan agama berbasis komunitas yang dapat direplikasi di wilayah lain. Konsep kolaborasi multipihak ini kemudian dirumuskan sebagai gerakan “Sinergi Qur’ani”, yakni upaya bersama pemerintah desa, pesantren tahfidz, masjid, donatur, dan masyarakat untuk membangun generasi Qur’ani secara terpadu.
Copyrights © 2026