Kualitas tidur merupakan aspek penting dalam mendukung pertumbuhan fisik, perkembangan kognitif, serta kestabilan emosi pada remaja. Namun, berbagai penelitian menunjukkan bahwa banyak remaja mengalami penurunan kualitas tidur yang ditandai dengan durasi tidur yang kurang, sulit memulai tidur, dan rasa lelah pada siang hari. Salah satu faktor yang diduga berkontribusi terhadap masalah tersebut adalah penggunaan media sosial yang berlebihan, khususnya TikTok, serta ketidakstabilan emosi atau mood swing. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kecanduan media sosial TikTok dan mood swing dengan kualitas tidur pada siswa/siswi SMP Negeri 3 Bojong Picung di Cianjur tahun 2025. Penelitian ini menggunakan desain analitik observasional dengan pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian berjumlah 215 siswa dengan sampel sebanyak 140 responden yang dipilih menggunakan teknik stratified random sampling. Instrumen yang digunakan yaitu TikTok Addiction Scale (TTAS), Affective Lability Scale–Short Form (ALS-18), dan Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI). Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat signifikansi α = 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki kualitas tidur buruk, kecanduan TikTok kategori sedang, serta mood swing kategori sedang. Hasil uji Chi-Square menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara kecanduan TikTok dengan kualitas tidur (p < 0,05) serta antara mood swing dengan kualitas tidur (p < 0,05). Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa kecanduan media sosial TikTok dan mood swing memiliki hubungan yang signifikan dengan kualitas tidur pada remaja
Copyrights © 2026