Penelitian ini bertujuan untuk mensintesis secara sistematis temuan empiris terkait pembangunan karakter religius siswa di era digital melalui pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) berbasis Kurikulum Merdeka. Metode Systematic Literature Review (SLR) dengan kerangka PRISMA digunakan untuk menganalisis 43 artikel empiris terindeks Scopus yang dipublikasikan pada periode 2015–2026. Hasil kajian menunjukkan bahwa karakter religius siswa dipengaruhi oleh interaksi antara pembelajaran PAI, faktor psikologis, dan konteks lingkungan belajar digital. Pembelajaran PAI yang reflektif dan berpusat pada peserta didik berkontribusi terhadap peningkatan motivasi religius, kesadaran moral, perilaku etis, dan keseimbangan spiritual siswa. Hubungan tersebut dimediasi oleh spiritual well-being, kualitas pengalaman belajar, dan iklim spiritual sekolah, serta dimoderasi oleh faktor kontekstual seperti relasi pedagogis dan literasi digital. Penelitian ini memberikan kontribusi konseptual dengan menyajikan model terpadu pembangunan karakter religius siswa di era digital dan menawarkan implikasi praktis bagi penguatan pendidikan karakter di lingkungan pendidikan modern.
Copyrights © 2026