Angka persalinan melalui sectio caesarea (SC) di Indonesia, termasuk di RS Awal Bros Bagan Batu, masih cukup tinggi sehingga meningkatkan risiko komplikasi pada kehamilan berikutnya. Salah satu alternatif yang dapat dipilih adalah Vaginal Birth After Caesarean (VBAC), yaitu persalinan pervaginam setelah riwayat SC. Namun, pelaksanaan VBAC masih rendah dan diduga dipengaruhi oleh tingkat pengetahuan ibu hamil. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan ibu hamil dengan keinginan memilih metode VBAC di RS Awal Bros Bagan Batu tahun 2025. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain analitik korelasional menggunakan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian sebanyak 30 ibu hamil dengan riwayat satu kali SC, dipilih melalui teknik simple random sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner pengetahuan (15 soal) dan kuesioner keinginan memilih VBAC (15 pernyataan). Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat dengan uji Chi-Square pada tingkat signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar responden memiliki pengetahuan cukup (50,0%), pengetahuan baik (23,3%), dan kurang (26,7%). Keinginan memilih VBAC kategori tinggi sebesar 46,7%, cukup 26,7%, dan rendah 26,7%. Uji Chi-Square diperoleh nilai p = 0,000 (<0,05), yang berarti terdapat hubungan signifikan antara pengetahuan dengan keinginan memilih VBAC. Kesimpulan penelitian ini adalah pengetahuan ibu hamil berpengaruh terhadap keinginan memilih metode VBAC. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan edukasi, konseling, serta dukungan tenaga kesehatan agar ibu hamil mampu mengambil keputusan persalinan yang lebih aman, rasional, dan sesuai kondisi medis.
Copyrights © 2025