Integrasi ekonomi hijau dan biru merupakan pilar strategis dalam mentransformasi sektor agromaritim Indonesia yang berkelanjutan, inklusif, dan berdaya saing global. Selaras dengan Asta Cita ke-2 dan visi Indonesia Emas 2045, sinergi kedua pendekatan ini menempatkan ketahanan pangan, air, dan energi sebagai prioritas nasional untuk memacu pertumbuhan ekonomi masa depan. Dalam implementasinya, transformasi ini dibagi menjadi tiga fase strategis: diawali dengan hilirisasi SDA dan penguatan inovasi (2025-2029), dilanjutkan dengan ekspansi sumber pertumbuhan (2030-2034), hingga mencapai integrasi rantai pasok global (2035-2039). Fokus utama diletakkan pada peningkatan produktivitas berbasis IPTEK serta penguatan ekspor produk bernilai tambah tinggi. Untuk mencapai target tersebut, pemerintah harus segera mengonsolidasikan tata kelola berkelanjutan, memperluas akses pembiayaan inovatif hijau dan biru, dan mempercepat digitalisasi pasar. Indonesia harus mengambil langkah tegas untuk mengoptimalkan potensi agromaritimnya guna memantapkan posisi sebagai pusat ekonomi hijau-biru di kawasan Indo-Pasifik.
Copyrights © 2026