Penelitian ini menganalisis pengaruh motivasi dan kepuasan terhadap kinerja karyawan dengan komitmen afektif sebagai variabel moderasi pada tenaga kependidikan non dosen pada fakultas Y di Universitas X. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan deskriptif dan verifikatif, menggunakan teknik sensus terhadap 63 responden. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis dengan SEM-PLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan, sementara kepuasan kerja berpengaruh positif namun tidak signifikan. Temuan utama penelitian ini adalah bahwa komitmen afektif berfungsi sebagai variabel moderasi yang signifikan, memperkuat pengaruh motivasi dan kepuasan terhadap kinerja karyawan. Hal ini mengindikasikan bahwa keterikatan emosional karyawan terhadap organisasi menjadi katalisator penting dalam mengubah kepuasan dan motivasi individu menjadi performa kerja yang nyata bagi institusi.
Copyrights © 2026