Kenyamanan termal dalam ruangan sangat penting untuk efektivitas kinerja pengguna ruang, terutama bangunan masjid yang digunakan untuk beribadah oleh banyak orang. Sistem peghawaan alami yang memanfaatkan aliran udara dan desain fasad yang baik sangat berperan dalam menciptakan lingkungan yang nyaman. Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan fasad Masjid Quwwatul di Yogyakarta guna mencapai kenyamanan termal. Metode simulasi menggunakan perangkat lunak Autodesk CFD untuk mengukur kecapatan udara sebagai variabel kenyamanan termal, dan menggunakan CBE untuk mengukur kenyamanan termal pada ruang ibadah. Hasil menunjukkan bahwa fasad eksisting belum mencapai kenyaman termal, dengan aliran udara masuk hanya sebesar 0,74 m/s. Alternatif desain fasad diperlukan untuk meningkatkan aliran udara. Alternatif 1 dapat meningkatkan aliran udara menjadi 1,22 m/s dengan memperbesar bukaan sebesar 13% dan menggunakan sistem ventilasi silang, sehingga dikategorikan sebagai nyaman hangat. Alternatif 2 dapat meningkatkan aliran udara menjadi 1,3 m/s dengan memperbesar bukaan sebesar 19% serta menggunakan sistem bodycooling dan ventilasi silang, sehingga masuk ke dalam kategori nyaman hangat.
Copyrights © 2026