Telah diimplementasikan modem detektor gempa di kota Krui, Kabupaten Pesisir Barat, Provinsi Lampung pada Bulan Agustus 2025. Wilayah yang berada di area ring of fire ini memerlukan banyak sensor untuk mendeteksi gempa agar mitigasi bencana dapat dilaksanakan dengan baik. Oleh karena itu, riset yang dilaksanakan oleh Jurusan Fisika dengan output berupa modem detektor gempa berbasis sensor getaran dipasang di dua lokasi berbeda di Krui. Penentuan lokasi tersebut ditetapkan oleh tim bekerja sama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Krui setelah melakukan serangkaian survey di beberapa tempat. Setelah lokasi pemasangan diputuskan, BPBD mengerahkan komunitas nelayan di sekitar Pantai Walur dan warga di Kampung Sunda untuk membantu tim dalam proses instalasi modem dan sel surya yang menjadi sumber tenaga listrik mandiri bagi detektor. Data yang diukur oleh sensor pada modem dapat dipantau melalui website yang telah dibangun oleh tim riset Jurusan Fisika, FMIPA, Universitas Sriwijaya.
Copyrights © 2026