Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui serangga opt di pertanaman timun yang berefugia dan mengetahui kelimpahan serangga di tanaman timun berefugia. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah analisis deskriptif dengan menggunakan (Ordinal Sampling). Metode Ordinal Sampling merupakan metode acak beraturan, di mana cara pengamatan selama penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada 20 jenis hama yang berada pada tanaman timun berefugia dengan aplikasi kompos limbah jagung dan mikoriza. Serangga yang didapatkan adalah dari 3 jenis dari ordo Hymenoptera, 1 jenis ordo Orthoptera, 1 jenis ordo Spirobolida, 4 jenis ordo Hemiptera, dan 5 jenis ordo Diptera, 4 jenis ordo Lepidoptera, 1 jenis ordo Odonata, 1 jenis Polydesmida. Serangga yang didapatkan berasal dari perangkap Sweep Net, Pitpall Trap, dan Yellow Trap yang dipasang pada tanaman timun berufugia dengan aplikasi kompos limbah jagung dan mikoriza terdiri dari 20 jenis serangga. Serangga yang tertinggi ditemukan pada penelitian ini adalah Liriomyza yang merupakan tanaman timun dengan jumlah 143 ekor dan kelimpahan relatif tertinggi dengan nilai 15,53%. Indeks keragaman yang diperoleh adalah 2,777 yang di golongkan keanekaragaman sedang. Tingkat rata-rata intesitas serangan hama pada tanaman timun sebesar 41,87%
Copyrights © 2025