Claim Missing Document
Check
Articles

Pertumbuhan Dan Produksi Tanaman Cabai Merah (Capsicum annum L.) Terhadap Pemberian Pupuk Organik Pada Berbagai Media Tanam Babara Dalimunthe, Muhajir; L. Panggabean, Ellen; Azwana, Azwana
Agrotekma: Jurnal Agroteknologi dan Ilmu Pertanian Vol 2, No 1 (2017): Jurnal Agrotekma Desember
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1146.153 KB) | DOI: 10.31289/agr.v2i1.1101

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mengetahui respon pertumbuhan dan produksi tanaman cabai merah (Capsicum annum L.) di berbagai media tanam dan pemberian pupuk organik. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) Faktorial yang terdiri dari dua faktor. Faktor pertama adalah pemberian pupuk Tiens Golden Harvest (notasi H) terdiri dari 4 taraf, yaitu: Ho =  pupuk dasar,  H1 = 0,5 l/ha, H2 = 1 l/ha dan H3 = 1,5 l/ha.  Faktor  kedua adalah pemberian sekam padi dan arang  (notasi P) terdiri dari 3 taraf, yaitu: Po = 100 % tanah (sebagai kontrol), P1 = Tanah : Sekam Padi = 3 : 2 dan P2 = Tanah : Arang = 3 : 2. Parameter yang diamati dalam penelitian ini adalah:  tinggi  tanaman,  jumlah cabang, umur panen dan berat produksi per plot. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan dosis pupuk Tiens Golden Harvest dapat meningkatkan tinggi  tanaman, jumlah cabang, berat produksi per plot, dan mempercepat umur panen. Perlakuan media tanam dengan penambahan sekam padi dapat lebih meningkatkan tinggi tanaman, jumlah cabang dan berat produksi per plot, tetapi tidak dapat mempercepat umur panen, dibandingkan dengan yang menggunakan penambahan arang. Interaksi antara dosis pupuk Tiens Golden Harvest dan media tanam berpengaruh tidak nyata terhadap semua parameter yang diamati.
Respon Pertumbuhan Dan Produksi Jagung Manis (Zea mays saccharata Sturt) Terhadap Pemberian Pupuk Cair Bayprint Dan Sekam Padi Agustiar, Agustiar; L. Panggabean, Ellen; Azwana, Azwana
Agrotekma: Jurnal Agroteknologi dan Ilmu Pertanian Vol 1, No 1 (2016): Jurnal Agrotekma Desember
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (228.963 KB) | DOI: 10.31289/agr.v1i1.1102

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian pupuk cair Bayprint dan media sekam padi sebagai media tumbuh tanaman terhadap pertumbuhan dan produksi jagung manis. Penelitian dilaksanakan dengan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktorial dengan faktor yang diteliti, yaitu: perlakuan sekam padi dan pupuk cair Bayprint. Faktor sekam padi (P) yang terdiri dari: P0 = tanpa sekam, P1 = 2 kg/plot, P2  = 4 kg/plot dan P3 = 6 kg/plot.  Faktor pupuk cair Bayprint (B) yang terdiri dari: B0 = tanpa pupuk cair Bayprint, B1 = 1 cc/l air, B2 = 2 cc/l air dan  B3 = 3 cc/l air. Parameter yang diamati adalah tinggi tanaman, diameter batang, jumlah daun, panjang tongkol, dan berat tongkol per plot. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan sekam padi hingga dosis 6 kg/plot dapat  meningkatkan tinggi tanaman, diameter batang, panjang tongkol, berat tongkol per tanaman, tetapi tidak berpengaruh terhadap jumlah daun tanaman jagung manis. Perlakuan pupuk cair Bayprint hingga konsentrasi 3 cc/l air dapat  meningkatkan tinggi tanaman, diameter batang, panjang tongkol, berat tongkol per tanaman, tetapi tidak berpengaruh terhadap jumlah daun tanaman jagung manis. Tidak ada interaksi  antara sekam padi dan pupuk cair Bayprint terhadap semua parameter yang diamati.
Pertumbuhan Dan Produksi Tanaman Cabai (Capsicum annum L.) Terhadap Pemberian Pupuk Organik Pada Berbagai Media Tanam Babara Dalimunthe, Muhajir; Azwan, Azwan; L. Panggabean, Ellen
Agrotekma: Jurnal Agroteknologi dan Ilmu Pertanian Vol 1, No 1 (2016): Jurnal Agrotekma Desember
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (248.194 KB) | DOI: 10.31289/agr.v1i1.1097

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui respon pertumbuhan dan produksi tanaman cabai (Capsicum annum L.) di berbagai media tanam dan pemberian pupuk organik. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) Faktorial yang terdiri dari dua faktor. Faktor pertama adalah pemberian pupuk Tiens Golden Harvest (notasi H) terdiri dari 4 taraf, yaitu: Ho =  pupuk dasar,  H1 = 0,5 l/ha, H2 = 1 l/ha dan H3 = 1,5 l/ha.  Faktor  kedua adalah pemberian sekam padi dan arang  (notasi P) terdiri dari 3 taraf, yaitu: Po = 100 % tanah (sebagai kontrol), P1 = Tanah : Sekam Padi = 3 : 2 dan P2 = Tanah : Arang = 3 : 2. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan dosis pupuk Tiens Golden Harvest dapat meningkatkan tinggi  tanaman, jumlah cabang, berat produksi per plot, dan mempercepat umur panen. Perlakuan media tanam dengan penambahan sekam padi dapat lebih meningkatkan tinggi tanaman, jumlah cabang dan berat produksi per plot, tetapi tidak dapat mempercepat umur panen, dibandingkan dengan yang menggunakan penambahan arang. Interaksi antara dosis pupuk Tiens Golden Harvest dan media tanam berpengaruh tidak nyata terhadap semua parameter yang diamati
Budidaya Tanaman Sawi ( Brassica juncea L. ) Pada Media Tanam Yang Berbeda Secara Vertikultur Munthe, Kamelia; Pane, Erwin; Panggabean, Ellen L.
Agrotekma: Jurnal Agroteknologi dan Ilmu Pertanian Vol 2, No 2 (2018): Jurnal Agrotekma Juni
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (961.816 KB) | DOI: 10.31289/agr.v2i2.1632

Abstract

Penelitian Budidaya Tanaman Sawi (Brassica Juncea L.) Pada Media Tanam Yang Berbeda Secara Vertikultur. Tujuan penelitian untuk mengetahui teknik budidaya tanaman Sawi yang lebih efisien dengan menggunakan media tanam yang berbeda secara vertikultu. Penelitian dilakukan di kebun percobaan Fakultas Pertanian Universitas Medan Area yang berlokasi di jalan Kolam No. 1 Medan Estate, Kecamatan Percut Sei Tuan dengan ketinggian tempat  25 m dari permukaan laut, topografi datar dan jenis tanah alluvial.  Penelitian ini dilaksanakan Mei 2014 / Juli  2014, penelitian mengunakan rancangan acak kelompok faktorial yang terdiri dari 2 faktor perlakuan, yaitu Faktor pertama Pola Budidaya (P) yang terdiri dari 3 taraf, P1 = Konvensional P2 = Vertikultur bambu P3 = Vertikultur botol plastik bekas. Faktor kedua Media tanam (M) yang terdiri dari 2 taraf : M1  =  tanah  + pupuk kandang sapi dan  M2  =  tanah  + pupuk kompos sayuran. Hasil penelitian menunjukan bahwa pemberian pupuk kandang sapi dan kompos sayur tidak menunjukan perbedaan yang nyata terhadap pertumbuhan tanaman sawi, tetapi pola tanam menunjukan pengaruh yata pada pertumbuhan tanaman sawi hijau (P1) konvesional dan disusul dengan pelakuan perikultur yang tidak jauh berbeda yaitu P2 (verikultur dengan Bambu). Secara umum penelitian tidak menunjukan hasil yang berbeda nyata tetapi pengunaan pola tanam verikultur dengan bambu dapat digunakan karea hasil tidak jauh berbeda dengan konvensional.
Pemanfaatan Limbah Serbuk Teh sebagai Substitusi Serbuk Gergaji terhadap Pertumbuhan Miselium dan Produksi Jamur Tiram Putih (Pleurotus Ostreatus) Mardiana, Siti; Panggabean, Ellen L; Kuswardani, Retno A; Usman, Muhammad
Agrotekma: Jurnal Agroteknologi dan Ilmu Pertanian Vol 3, No 1 (2018): Jurnal Agrotekma Desember
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (886.805 KB) | DOI: 10.31289/agr.v3i1.2065

Abstract

The waste of tea powder is abundant and has not been widely used optimally. The alternative use is to use the waste as an additional medium or substitution for the white oyster mushroom growing media. The purpose of the study was to determine the effect of mycelium growth and the production of the fruit of the white oyster mushroom on combination media / tea powder substitution with sawdust. The research design used was a completely randomized design (CRD) with 4 replications. Combined treatments were M0 = 100% sawdust; M1 = 100% Tea waste powder; M2 = 75% tea powder + 25% sawdust; M3 = 50% tea powder + 50% sawdust and M4 = 25% tea powder + 75% sawdust. All treatments used the composition of the manufacture of mushroom growing media consisting of each combination of treatments, bran 10% by weight of the material and lime 0.5% by weight of the material. The parameters observed were the growth of white oyster mushroom mycelium, the rate of mycelium growth, the time the mycelium closed the substrate, the time of appearance of the fruiting body, the weight of the fruit body and the diameter of the fruit hood. The results showed that all parameters differed significantly. The best treatment is in treatment M4, followed by treatment of M3, M0 and M2.
Pengaruh Pemberian Pupuk Kandang dan Mikoriza terhadap Pertumbuhan Tanaman Kelapa Sawit (Elaeis guineensis Jacq.) di Pembibitan Pre-Nursery Lubis, Yan Hariadi; Panggabean, Ellen Lumisar; Azhari, Azhari
Agrotekma: Jurnal Agroteknologi dan Ilmu Pertanian Vol 3, No 2 (2019): Agrotekma: Jurnal Agroteknologi dan Ilmu Pertanian, Juni
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (861.919 KB) | DOI: 10.31289/agr.v3i2.1123

Abstract

In the Indonesian economy, the oil palm commodity plays a pretty bright role because it serves as a source of foreign exchange. The need to develop technology in producing superior seeds. In this study discuss about the Influence of Giving Fertilizer and Mikoriza Against the Growth of Palm Oil Plants (Elaeis guineensis jacq.) In Pre-Nursery Nursery. This study aims to determine the effect of manure and mycorrhizal fertilization as well as its interaction on the growth of coconut plants in pre-nursery nurseries. The study was designed by Factorial Randomized Block Design consisting of 2 treatment factors. The first factor of treatment of manure (K) consisting of 4 levels, namely: K0 = 0 kg / polybag, K1 = 0.15 kg / polybag, K2 = 0.30 kg / polybag, and K3 = 0.45 kg/polybag. The second factor of mycorrhizal treatment (M) consisting of 4 levels, namely: M1 = 12.5 g/polybag, M2 = 25.0 g/polybag, M3 = 37.5 g / polybag. The results showed that the treatment of cow manure up to 0.45 kg/polybag can increase the height of seedlings, stem diameter, total leaf area, wet weight of seedlings and dry weight of seedlings, but did not affect the number of oil palm seedlings.Mikoriza treatment up to 37, 5 g / polybags can increase seed height, stem diameter, total leaf area, wet weight of seedlings and dry weight of seedlings, but have no significant effect on the number of oil palm seedlings. The interaction between cow manure and mycorrhiza had no effect on all parameters observed.
Pertumbuhan Dan Produksi Tanaman Cabai (Capsicum annum L.) Terhadap Pemberian Pupuk Organik Pada Berbagai Media Tanam Babara Dalimunthe, Muhajir; Azwan, Azwan; L. Panggabean, Ellen
Agrotekma: Jurnal Agroteknologi dan Ilmu Pertanian Vol 1, No 1 (2016): Jurnal Agrotekma Desember
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/agr.v1i1.1097

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui respon pertumbuhan dan produksi tanaman cabai (Capsicum annum L.) di berbagai media tanam dan pemberian pupuk organik. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) Faktorial yang terdiri dari dua faktor. Faktor pertama adalah pemberian pupuk Tiens Golden Harvest (notasi H) terdiri dari 4 taraf, yaitu: Ho =  pupuk dasar,  H1 = 0,5 l/ha, H2 = 1 l/ha dan H3 = 1,5 l/ha.  Faktor  kedua adalah pemberian sekam padi dan arang  (notasi P) terdiri dari 3 taraf, yaitu: Po = 100 % tanah (sebagai kontrol), P1 = Tanah : Sekam Padi = 3 : 2 dan P2 = Tanah : Arang = 3 : 2. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan dosis pupuk Tiens Golden Harvest dapat meningkatkan tinggi  tanaman, jumlah cabang, berat produksi per plot, dan mempercepat umur panen. Perlakuan media tanam dengan penambahan sekam padi dapat lebih meningkatkan tinggi tanaman, jumlah cabang dan berat produksi per plot, tetapi tidak dapat mempercepat umur panen, dibandingkan dengan yang menggunakan penambahan arang. Interaksi antara dosis pupuk Tiens Golden Harvest dan media tanam berpengaruh tidak nyata terhadap semua parameter yang diamati
Pengaruh Pemberian Pupuk Kandang dan Mikoriza terhadap Pertumbuhan Tanaman Kelapa Sawit (Elaeis guineensis Jacq.) di Pembibitan Pre-Nursery Lubis, Yan Hariadi; Panggabean, Ellen Lumisar; Azhari, Azhari
Agrotekma: Jurnal Agroteknologi dan Ilmu Pertanian Vol 3, No 2 (2019): Agrotekma: Jurnal Agroteknologi dan Ilmu Pertanian, Juni
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/agr.v3i2.1123

Abstract

In the Indonesian economy, the oil palm commodity plays a pretty bright role because it serves as a source of foreign exchange. The need to develop technology in producing superior seeds. In this study discuss about the Influence of Giving Fertilizer and Mikoriza Against the Growth of Palm Oil Plants (Elaeis guineensis jacq.) In Pre-Nursery Nursery. This study aims to determine the effect of manure and mycorrhizal fertilization as well as its interaction on the growth of coconut plants in pre-nursery nurseries. The study was designed by Factorial Randomized Block Design consisting of 2 treatment factors. The first factor of treatment of manure (K) consisting of 4 levels, namely: K0 = 0 kg / polybag, K1 = 0.15 kg / polybag, K2 = 0.30 kg / polybag, and K3 = 0.45 kg/polybag. The second factor of mycorrhizal treatment (M) consisting of 4 levels, namely: M1 = 12.5 g/polybag, M2 = 25.0 g/polybag, M3 = 37.5 g / polybag. The results showed that the treatment of cow manure up to 0.45 kg/polybag can increase the height of seedlings, stem diameter, total leaf area, wet weight of seedlings and dry weight of seedlings, but did not affect the number of oil palm seedlings.Mikoriza treatment up to 37, 5 g / polybags can increase seed height, stem diameter, total leaf area, wet weight of seedlings and dry weight of seedlings, but have no significant effect on the number of oil palm seedlings. The interaction between cow manure and mycorrhiza had no effect on all parameters observed.
Budidaya Tanaman Sawi ( Brassica juncea L. ) Pada Media Tanam Yang Berbeda Secara Vertikultur Munthe, Kamelia; Pane, Erwin; Panggabean, Ellen L.
Agrotekma: Jurnal Agroteknologi dan Ilmu Pertanian Vol 2, No 2 (2018): Jurnal Agrotekma Juni
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/agr.v2i2.1632

Abstract

Penelitian Budidaya Tanaman Sawi (Brassica Juncea L.) Pada Media Tanam Yang Berbeda Secara Vertikultur. Tujuan penelitian untuk mengetahui teknik budidaya tanaman Sawi yang lebih efisien dengan menggunakan media tanam yang berbeda secara vertikultu. Penelitian dilakukan di kebun percobaan Fakultas Pertanian Universitas Medan Area yang berlokasi di jalan Kolam No. 1 Medan Estate, Kecamatan Percut Sei Tuan dengan ketinggian tempat  25 m dari permukaan laut, topografi datar dan jenis tanah alluvial.  Penelitian ini dilaksanakan Mei 2014 / Juli  2014, penelitian mengunakan rancangan acak kelompok faktorial yang terdiri dari 2 faktor perlakuan, yaitu Faktor pertama Pola Budidaya (P) yang terdiri dari 3 taraf, P1 = Konvensional P2 = Vertikultur bambu P3 = Vertikultur botol plastik bekas. Faktor kedua Media tanam (M) yang terdiri dari 2 taraf : M1  =  tanah  + pupuk kandang sapi dan  M2  =  tanah  + pupuk kompos sayuran. Hasil penelitian menunjukan bahwa pemberian pupuk kandang sapi dan kompos sayur tidak menunjukan perbedaan yang nyata terhadap pertumbuhan tanaman sawi, tetapi pola tanam menunjukan pengaruh yata pada pertumbuhan tanaman sawi hijau (P1) konvesional dan disusul dengan pelakuan perikultur yang tidak jauh berbeda yaitu P2 (verikultur dengan Bambu). Secara umum penelitian tidak menunjukan hasil yang berbeda nyata tetapi pengunaan pola tanam verikultur dengan bambu dapat digunakan karea hasil tidak jauh berbeda dengan konvensional.
Respon Pertumbuhan Dan Produksi Jagung Manis (Zea mays saccharata Sturt) Terhadap Pemberian Pupuk Cair Bayprint Dan Sekam Padi Agustiar, Agustiar; L. Panggabean, Ellen; Azwana, Azwana
Agrotekma: Jurnal Agroteknologi dan Ilmu Pertanian Vol 1, No 1 (2016): Jurnal Agrotekma Desember
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/agr.v1i1.1102

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian pupuk cair Bayprint dan media sekam padi sebagai media tumbuh tanaman terhadap pertumbuhan dan produksi jagung manis. Penelitian dilaksanakan dengan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktorial dengan faktor yang diteliti, yaitu: perlakuan sekam padi dan pupuk cair Bayprint. Faktor sekam padi (P) yang terdiri dari: P0 = tanpa sekam, P1 = 2 kg/plot, P2  = 4 kg/plot dan P3 = 6 kg/plot.  Faktor pupuk cair Bayprint (B) yang terdiri dari: B0 = tanpa pupuk cair Bayprint, B1 = 1 cc/l air, B2 = 2 cc/l air dan  B3 = 3 cc/l air. Parameter yang diamati adalah tinggi tanaman, diameter batang, jumlah daun, panjang tongkol, dan berat tongkol per plot. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan sekam padi hingga dosis 6 kg/plot dapat  meningkatkan tinggi tanaman, diameter batang, panjang tongkol, berat tongkol per tanaman, tetapi tidak berpengaruh terhadap jumlah daun tanaman jagung manis. Perlakuan pupuk cair Bayprint hingga konsentrasi 3 cc/l air dapat  meningkatkan tinggi tanaman, diameter batang, panjang tongkol, berat tongkol per tanaman, tetapi tidak berpengaruh terhadap jumlah daun tanaman jagung manis. Tidak ada interaksi  antara sekam padi dan pupuk cair Bayprint terhadap semua parameter yang diamati.