Latar Belakang : UNICEF memperkirakan kurang lebih 12 juta anak meninggal dunia setiap tahunnya karenakejang demam. Kejang demam merupakan kelainan neurologis yang paling sering dijumpai pada anak dibawah6 bulan-4 tahun. Dan perlu ditangani dengan cepat dan tepat. Tujuan : Dalam hal ini untuk mengetahui Pengaruhpengajaran tradisoinal untuk ibu dalam penanganan kejang pada balita Metode: Penelitian ini menggunakanmetode Pra Eksperimental dengan desain “one group pre-test and post-test desain”. Pemilihan samplemenggunakan teknik total sampling yaitu dengan jumlah sample sebanyak 25 responden. Instrument yangdigunakan yaitu kuesioner serta uji analisa data menggunakan uji Wilcoxon. Hasil : Hasil analisa didapatkan nilaiP value 0,000 ≤ 0,05 (H0 ditolak, Ha diterima) dari nilai tersebut dapat disimpulkan bahwa terdapat Pengaruhpengajaran tradisional untuk ibu dalam penanganan kejang. Kesimpulan : pengaruh pengajaran tradisoonaluntuk ibu dalam penanganan kejang pada balita dapat meningkatkan pemahaman tentang Penanganan kejangpada Balita. Diharapkan Ibu yang memiliki balita agar lebih memahami tentang penanganan Kejang Pada balita
Copyrights © 2025