Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kompensasi dan disiplin kerja terhadap kinerja karyawan pada Warung Kopi Manis (WKM) di Cirebon. Dengan jumlah karyawan sebanyak 30 orang, Warung Kopi Manis menjadi studi kasus ideal dalam memahami keterkaitan antara sistem imbalan, kedisiplinan, dan kinerja di sektor usaha kuliner tradisional modern. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus fenomenologis, melalui wawancara mendalam, observasi langsung, serta triangulasi data terhadap manajer dan karyawan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompensasi dan disiplin kerja berpengaruh positif terhadap kinerja kualitas, seperti kepatuhan terhadap SOP, kebersihan, dan pelayanan ramah. Namun, pengaruh keduanya belum signifikan terhadap aspek kecepatan layanan, terutama saat kondisi operasional ramai. Kompensasi yang adil dan transparan terbukti meningkatkan loyalitas, tetapi belum mampu menumbuhkan motivasi intrinsik untuk mempercepat kinerja di bawah tekanan. Disiplin kerja juga kuat dalam kepatuhan waktu, namun belum efektif membentuk disiplin efisiensi operasional. Penelitian ini menyimpulkan bahwa hambatan kecepatan layanan lebih dominan disebabkan oleh faktor non-SDM seperti desain alur kerja dan beban operasional, bukan semata oleh kompensasi atau disiplin kerja.
Copyrights © 2026