Program Kelompok Usaha Bersama (KUBe) “Margo Mulyo” di Desa Pituruh dibentuk sebagai upaya pemberdayaan ekonomi masyarakat miskin berbasis kelompok untuk meningkatkan pendapatan dan kemandirian usaha. Sebelum program dijalankan, anggota KUBe menghadapi keterbatasan akses modal, keterampilan manajerial, serta peluang usaha. Oleh karena itu, KUBe dimanfaatkan sebagai wadah kolektif untuk mengembangkan usaha produktif berbasis potensi lokal. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Tujuan penelitian adalah menganalisis peran KUBe “Margo Mulyo” dalam meningkatkan pendapatan masyarakat serta mengkaji dampak ekonomi dan sosial yang dirasakan oleh anggotanya. Analisis data dilakukan dengan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Informan penelitian terdiri atas pengurus dan anggota KUBe sebagai informan utama, serta pendamping sosial dan staf Dinas Sosial sebagai informan pendukung yang terlibat dalam proses pendampingan dan pengawasan program. Hasil penelitian menunjukkan bahwa KUBe “Margo Mulyo” berperan melalui dua aspek utama, yaitu peran ekonomi berupa penyediaan akses modal, peningkatan produktivitas peternakan kambing, serta inovasi pengolahan pupuk organik, dan peran sosial yang diwujudkan dalam penguatan solidaritas, gotong royong, dan kesadaran kolektif anggota. Kedua peran tersebut berkontribusi terhadap peningkatan pendapatan anggota rata-rata sebesar 25 persen dan memperkuat keberlanjutan pemberdayaan berbasis komunitas masyarakat di tingkat desa.
Copyrights © 2026