Perkembangan teknologi keuangan mendorong perubahan sistem pembayaran menuju era cashless society, salah satunya melalui penerapan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) di Indonesia. Meskipun menawarkan kemudahan dan efisiensi transaksi, penggunaan QRIS juga dipengaruhi oleh aspek keamanan, kepercayaan, serta perilaku impulse buying yang berpotensi memengaruhi kualitas pencatatan keuangan, khususnya pada Generasi Z. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kemudahan, keamanan, dan kepercayaan penggunaan QRIS serta perilaku impulse buying terhadap akuntabilitas dan transparansi pencatatan keuangan Generasi Z. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei melalui penyebaran kuesioner kepada responden Generasi Z. Data dianalisis menggunakan regresi linier berganda setelah melalui uji validitas, reliabilitas, dan uji asumsi klasik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemudahan dan kepercayaan penggunaan QRIS berpengaruh positif dan signifikan terhadap akuntabilitas dan transparansi pencatatan keuangan. Sementara itu, keamanan penggunaan QRIS berpengaruh signifikan dengan arah negatif. Selain itu, perilaku impulse buying juga berpengaruh signifikan terhadap akuntabilitas dan transparansi pencatatan keuangan Generasi Z. Temuan ini menunjukkan bahwa perilaku pengguna dan persepsi terhadap sistem pembayaran digital berperan penting dalam kualitas pengelolaan keuangan pribadi.
Copyrights © 2026