Sepak bola merupakan olahraga populer di kalangan pelajar, namun performa keterampilan teknik seperti tendangan jarak jauh masih menunjukkan variasi yang dipengaruhi kondisi fisik pemain. Salah satu komponen fisik yang diduga berperan penting adalah kekuatan otot tungkai, karena berkaitan dengan kemampuan menghasilkan daya dorong dan kecepatan bola saat menendang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara kekuatan otot tungkai dengan hasil tendangan jarak jauh pada siswa ekstrakurikuler sepak bola SMA YPPK Taruna Dharma Jayapura. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Sampel penelitian berjumlah 20 siswa yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Variabel bebas adalah kekuatan otot tungkai yang diukur menggunakan leg dynamometer, sedangkan variabel terikat adalah hasil tendangan jarak jauh yang diukur melalui long pass test. Analisis data dilakukan dengan statistik deskriptif, uji normalitas Kolmogorov–Smirnov, uji korelasi Pearson Product Moment. Hasil penelitian menunjukkan kekuatan otot tungkai memiliki rata-rata 162,85 dengan standar deviasi 10,93, sedangkan tendangan jarak jauh memiliki rata-rata 40,25 dengan standar deviasi 5,86. Uji normalitas menunjukkan data berdistribusi normal (p = 0,200). Uji korelasi menghasilkan nilai r = 0,960 dengan p = 0,000, menandakan hubungan sangat kuat dan signifikan. Kontribusi penelitian ini terletak pada penyediaan bukti empiris mengenai peran kekuatan otot tungkai terhadap performa tendangan jarak jauh dalam konteks pembinaan olahraga sekolah menengah di wilayah Papua. Temuan ini dapat menjadi dasar bagi guru pendidikan jasmani dan pelatih dalam merancang program latihan kekuatan tungkai untuk meningkatkan keterampilan sepak bola siswa.
Copyrights © 2026