Latar belakang: Persalinan merupakan suatu proses pengeluaran hasil konsepsi yang dapat hidup dari dalam uterus ke dunia luar yang menyebabkan nyeri selama proses persalinan. Terapi non- farmakologi menjadi salah satu mengalihkan fokus ke stimulus yang lain, salah satunya adalah murotal al-quran. Tujuan penelitian yaitu menganalisis terapi merotal terhadap penurunan nyeri persalinan kala I pada ibu bersalin di ruang Melati RSUD Sunan Kalijaga Demak. Metode: Jenis Penelitian kuantitatif dengan metode quasy experiment. Desain penelitian menggunakan two gorup pre-posttest with control design. Tehnik sampling yang digunakan adalah purposive sampling. Responden adalah ibu bersalin merasakan skala nyeri 1 sampai dengan 3 pada kala 1 sejumlah 30 pasien terbagi 15 pasien kelompok kontrol dan 15 pasien kelompok intervensi dengan kriteria inklusi dan ekslusi. Instrumen penelitian berupa lembar observasi nyeri dan Standar Operasional Prosedur (SOP) pemberian terapi murottal. Alat ukur yang dipakai untuk mengetahui tingkat nyeri. menggunakan visual analog scale. Analisis data menggunakan Wilcoxon Test dan Mann Withney Test. Hasil: Ada pengaruh yang signifikan antara nyeri sebelum diberikan Murottal dan sesudah diberikan Murottal (p-value=0,05). Sedangkan pada kelompok kontrol terdapat perbedaan yang bermakna secara statistik antara skala nyeri pada pengukuran pertama dan pengukuran kedua. Penurunan skala nyeri pada kelompok intervensi jauh lebih baik di banding kelompok kontrol setelah di berikan terapi murottal dengan (p-value 0,00; mean kelompok intervensi= 9,57; mean kelompok kontrol=21,43). Simpulan: Intervensi pemberian terapi murotal memiliki pengaruh efektif dalam menurunkan tingkat nyeri. Hasil penelitian ini dapat menjadi rekomendari terapi non-farmakologi untuk mengurangi nyeri persalin kala I dengan skala 1 sampai dengan 3.
Copyrights © 2026