Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

Peningkatan Pendapatan Nelayan Melalui Penanganan Hasil Tangkapan dengan Sistem Rantai Dingin di Kecamatan Kendari dan Nambo Provinsi Sulawesi Tenggara serta Kecamatan Teluk Bintan Provinsi Kepulauan Riau Sobariah, Sobariah; Meriana Sari, Diah Ayu; Hidayat, Syahrul; Nasriyah, Nasriyah; Susanto, Sakti Hari
Jurnal Penyuluhan Perikanan dan Kelautan Vol 14, No 2 (2020)
Publisher : Program Studi Penyuluhan Perikanan Politeknik Ahli Usaha Perikanan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33378/jppik.v14i2.163

Abstract

Sistem rantai dingin menggunakan es curah merupakan salah satu upaya untuk mempertahankan kesegaran ikan pada proses produksi, distribusi, hingga sampai ke tangan konsumen. Penelitian ini dilakukan dengan membandingkan usaha penangkapan ikan dengan sistem rantai dingin dan tanpa rantai dingin di Kecamatan Teluk Bintan di Provinsi Kepulauan Riau dan Kecamatan Nambo dan Kecamatan Kendari di Provinsi Sulawesi Tenggara mulai dari bulan Februari 2018 sampai dengan Mei 2018. Analisis data yang dilakukan adalah analisis usaha yang meliputi komponen pendapatan, keuntungan, R/C ratio dan Payback Periode (PP). Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk mengetahui perbedaan pendapatan dan kelayakan usaha kelompok nelayan di Kecamatan Nambo, Kendari serta Teluk Bintan. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan adannya perbedaan pendapatan kelompok nelayan yang menerapkan rantai dingin dengan yang tidak menerapkan rantai dingin. Pada ketiga lokasi, nelayan yang melakukan usaha penangkapan ikan dengan rantai dingin, memperoleh pendapatan dan keuntungan yang lebih besar dibandingkan dengan yang tidak menerapkan rantai dingin. Nilai RC/ratio usaha penangkapan ikan menggunakan rantai dingin juga lebih tinggi. Waktu pengembalian modal (PP) usaha penangkapan ikan menggunakan rantai dingin juga lebih cepat dibandingkan usaha serupa yang tidak menggunakan rantai dingin.
PKM Sekolah Dasar di Desa Tumpang Krasak Kecamatan Jati dan Desa Dersalam Kecamatan Bae Kabupaten Kudus Provinsi Jawa Tengah Nasriyah Nasriyah; Ummi Kulsum; Ria Etikasari
E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 10, No 2 (2019): E-DIMAS
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/e-dimas.v10i2.2834

Abstract

Salah satu upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia khususnya bagi anak usia sekolah dengan menyediakan makanan jajanan yang bergizi guna memenuhi kebutuhan tubuh selama mengikuti kegiatan pembelajaran di sekolah. Di Indonesia saat ini sudah banyak variasi makanan jajanan yang dijual untuk anak termasuk di lingkungan sekolah tetapi sayangnya tidak semuanya aman dikonsumsi oleh anak. Penelitian yang dilakukan Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) menyebutkan bahwa makanan jajanan yang banyak dijual di sekitar sekolah masih dicampur dengan berbagai zat berbahaya untuk menarik minat anak untuk membelinya. SD 01 Tumpang Krasak dan SD 02 Dersalam Kudus memiliki masalah yang hampir sama terkait dengan warung atau pedagang jajanan di lingkungan sekolah, dimana warung tidak memenuhi syarat jajanan sehat pada anak serta jajanan yang dijual banyak mengandung pengawet, pewarna dan perasa makanan Meskipun ada sebagian makanan yang memenuhi kriteria jajanan sehat, banyak anak sekolah yang lebih memilih jajanan yang tidak memenuhi kriteria sehat karena lebih menarik. Hal ini dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan seperti diare, radang tenggorokan, influenza, yang menyebabkan lemahnya daya tahan tubuh anak sehingga mengganggu kegiatan belajar. Kegiatan Program Kemitraan Masyarakat melalui sosialisasi tentang jajanan sehat kepada mitra, pembentukan paguyuban pedagang makanan dan minuman jajanan sehat, pembentukan kader kesehatan terkait jajanan sehat, penyusunan job description pengurus dan pengawas, serta kesepakatan pelaksanaan monitoring dan evaluasi ke depan, Pelatihan Pedagang makanan dan minuman jajanan tentang cara menyiapkan makanan dan minuman jajanan sehat beserta variasi makanan yang bisa disiapkan, cara menyajikan makanan dan minuman jajanan sehat untuk menjamin kebersihan, keamanan dan kualitasnya. Hasil yang diperoleh dari kegiatan ini adalah terbentuknya kader sekolah dan paguyuban pedagang sekolah, terbentuknya kantin sehat di sekolah. Dengan demikian terpeliharanya kualitas jajanan anak sekolah sehingga mencapai status gizi yang baik dan menurunnya kejadian sakit pada anak sekolah.
The Prevalence of Covid 19 in Third Trimester Pregnancy at Mayong II Jepara Community Health Centre Central Java 2021 Nasriyah Nasriyah; Islami Islami; Nor Asiyah
International Journal of Health Science and Technology Vol 3, No 1 (2021): July
Publisher : Universitas 'Aisyiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (227.401 KB) | DOI: 10.31101/ijhst.v3i1.2008

Abstract

Covid-19 is a virus that spreads very quickly in the world community, including Indonesia. Incidence of Covid-19 is very high and the transmission is very fast so that it has become a pandemic in the world. Corona virus is characterized by several symptoms, such as fever, cough and shortness of breath. In severe conditions, this viral infection can cause acute respiratory failure, severe pneumonia (lung infection), pulmonary edema, failure of body organs, and even death. The incidence of Covid-19 infection in pregnancy is increasing, therefore pregnant women are extra careful in maintaining their pregnancy. This study aims to determine the prevalence of third trimester in pregnant women who confirmed by Covid-19 at the Mayong II Jepara Community Health Center. The research method used a descriptive study with a population of all pregnant women who were examined at the Mayong II Jepara Community Health Center in 2020. The research subjects were 80 respondent third trimester pregnant women during September-December 2020 by Polymerase Chain Reaction. The results showed that 80 respondents who carried out the PCR Swab, there were 7 respondents  an average age of 20-28 years who were confirmed as Covid-19. Based on the results of this study, it is necessary for pregnant women to continued to carry out health protocols. Pregnant women who are confirmed Covid-19 are expected to carry out self isolation and if severe symptoms arise, they should contact medical physician. As a medical physician, they were to monitor pregnant women who have confirmed Covid-19 and giving treatment quickly  in the event of complications related to pregnancy.
PENGARUH MEDIA SOSIAL TERHADAP PERSEPSI REMAJA TENTANG KESETARAAN GENDER Nasriyah, Nasriyah
Harakat an-Nisa: Jurnal Studi Gender dan Anak Vol. 8 No. 1 (2023)
Publisher : Center for Gender and Children Studies, Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) UIN Sultan Thaha Saifuddin Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30631/81.11-22

Abstract

This study examines the influence of social media on adolescents' perception of gender equality. Through qualitative methods that include in-depth interviews, observations, and documentation analysis, the study reveals how social media content, social interactions, and influencer roles shape adolescent views. The findings show that social media has great potential in educating and raising awareness about gender equality. However, biased information and unhealthy debates can also hinder adolescents' understanding. The implications of this study emphasize the importance of digital literacy among adolescents and the responsibility of influencers in promoting gender equality values. Recommendations are given to improve media literacy and provide appropriate guidance for adolescents in filtering information on social media
Hubungan Pemberian Makanan Tambahan dengan Variasi Menu terhadap Kenaikan Berat Badan pada Balita yang Berstatus Gizi Kurang Meliana Eka Luwitasari; Nasriyah Nasriyah; Atun Wigati
Jurnal Syntax Admiration Vol. 5 No. 12 (2024): Jurnal Syntax Admiration
Publisher : Syntax Corporation Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46799/jsa.v5i12.1875

Abstract

Stunting is a chronic nutritional problem caused by a lack of nutritional intake for a long time, especially in the first 1,000 days of a child's life. This malnutrition can interfere with the physical and brain growth of children, causing height that is not appropriate for age and various other symptoms such as a younger-looking face, delayed body growth, and impaired brain development. The purpose of this study is to determine the relationship between supplementary feeding and Menu Variation on weight gain in undernourished toddlers in Semirejo Village, Gembong District, Pati Regency. Method: The type of research used is quantitative research, which is a research method that uses research data in the form of numbers and analysis using statistics. Results: The results of the statistical test after combining the analysis results with chi square obtained a p value of 0.001 < 0.005, meaning that Ha was accepted and Ho was rejected, meaning that there was a relationship between providing additional food and menu variations to weight gain in toddlers with malnourished status. Conclusion: There was a significant relationship between supplemental feeding and menu variation on weight gain in undernourished toddlers with a p value of 0.001.
PENGARUH PEMBERIAN EDUKASI PENCEGAHAN KEPUTIHAN MENGGUNAKAN MEDIA AUDIO VISUAL TERHADAP PENGETAHUAN REMAJA PUTRI DI SMK NU MIFTAHUL FALAH KUDUS Zulfa Laila Khoirun Nisa; Dwi Astuti; Nasriyah, Nasriyah
Nusantara Hasana Journal Vol. 5 No. 3 (2025): Nusantara Hasana Journal, August 2025
Publisher : Yayasan Nusantara Hasana Berdikari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59003/nhj.v5i3.1664

Abstract

Leucorrhea is a reproductive health problem frequently experienced by adolescent girls and may lead to complications if not prevented early. The lack of knowledge regarding leucorrhea prevention highlights the importance of health education using engaging methods, one of which is audiovisual media. This study aimed to analyze the effect of leucorrhea prevention education using audiovisual media on the knowledge of adolescent girls at SMK NU Miftahul Falah Kudus. This was a pre-experimental study with a one-group pretest–posttest design. The sample consisted of 60 respondents selected through purposive sampling. The research instrument was a knowledge questionnaire that had been tested for validity and reliability. Data were analyzed using a paired t-test. The results showed a significant difference with a p-value < 0.001. Education using audiovisual media is effective in improving adolescent girls’ knowledge about leucorrhea prevention. This medium can be recommended as an alternative in reproductive health promotion programs in schools.
PENGARUH MEDIA SOSIAL TERHADAP PERSEPSI REMAJA TENTANG KESETARAAN GENDER Nasriyah, Nasriyah
Harakat an-Nisa: Jurnal Studi Gender dan Anak Vol. 8 No. 1 (2023)
Publisher : Center for Gender and Children Studies, Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) UIN Sultan Thaha Saifuddin Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30631/81.11-22

Abstract

This study examines the influence of social media on adolescents' perception of gender equality. Through qualitative methods that include in-depth interviews, observations, and documentation analysis, the study reveals how social media content, social interactions, and influencer roles shape adolescent views. The findings show that social media has great potential in educating and raising awareness about gender equality. However, biased information and unhealthy debates can also hinder adolescents' understanding. The implications of this study emphasize the importance of digital literacy among adolescents and the responsibility of influencers in promoting gender equality values. Recommendations are given to improve media literacy and provide appropriate guidance for adolescents in filtering information on social media
DAMPAK KURANGNYA NUTRISI PADA IBU HAMIL TERHADAP RISIKO STUNTING PADA BAYI YANG DILAHIRKAN Nasriyah Nasriyah; Suryo Ediyono
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 14, No 1 (2023): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jikk.v14i1.1627

Abstract

Asupan gizi ibu hamil menjadi faktor penting baik untuk pemenuhan nutrisi ibu hamil atau untuk pertumbuhan dan perkembangan janin dalam kandungan. Kekurangan gizi selama hamil dapat terjadi jika diet ibu hamil mengandung nutrisi yang tidak mencukupi dan tidak memenuhi persyaratan tubuhnya. Gangguan pertumbuhan dan perkembangan yang terjadi akibat kurangnya asupan nutrisi pada ibu hamil diantaranya adalah kelahiran bayi dengan berat lahir rendah dan stunting. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak yang ditimbulkan akibat kurang nutrisi pada ibu hamil terhadap risiko stunting bayi yang dilahirkan. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan literatur review yang terdiri dari 24 sumber baik berasal dari jurnal internasional, nasional dan riset kesehatan dasar. Hasil dari penelitian dapat disimpulkan Asupan gizi pada ibu hamil berdampak pada kesehatan ibu dan pertumbuhan janin yang dikandungnya. Selama hamil kebutuhan gizi meningkat 2-3 kali dibandingkan pada wanita tidak hamil. Masalah gizi yang terjadi pada ibu hamil berpengaruh terhadap pertumbuhan janin didalam kandungan, bayi yang dilahirkan dapat terjadi kelahiran dengan BBLR dan gizi kurang yang dapat memicu terjadinya stunting pada anak. Adapun saran yang dapat diberikan diantaranya adalah Perlunya peningkatan pemenuhan kebutuhan gizi selama hamil untuk mencegah masalah kurang gizi pada ibu hamil dengan pemberian makakanan tambahan. Pemeriksaan/pemantauan kehamailan secara rutin dan berkualitas sehinggan dapat dilakukan penanganan secara dini terhadap ibu hamil yang bermasalah. Penanganan yang tepat pada BBLR dan gizi kurang pada bayi agar tidak jatuh pada keadaan stunting. Pemberian pendidikan kesehatan tentang gizi ibu hamil kepada ibu hamil. Pelaksanaan deteksi anemia pada remaja dan ibu hamil trimester pertama
DUKUNGAN KELUARGA TERHADAP PEMBERIAN KOLOSTRUM PADA IBU POSTPARTUM SECTIO CAESAREA Dwi Astuti; Nasriyah Nasriyah; Atun Wigati
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 15, No 1 (2024): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jikk.v15i1.2180

Abstract

Background: The number of post sectio cesarea patients at PKU Aisyiyah Jepara Hospital in June 2021 – April 2022 was 458 patients, data on infants who were breastfed colustrum in postpartum mothers with cesarean sectio were 102 babies. It can be said that the coverage of colustrum breastfeeding at PKU Aisyiyah Jepara Hospital tends to be less than babies who are not given colustrum breastfeeding. While mothers who did not give colustrum breast milk as much as 22.2%. Objective: Knowing the relationship between family support for colostrum administration to postpartum SC mothers at PKU Aisyiyah Jepara Hospital. Method: A type of correlational analytic research with a cross sectional time approach. Large sample of 41 respondents with total sampling technique. The instrument used questionnaire. Analysis of statistical test data of Spearman Rho. Research Results: The majority of respondents' family support was sufficient, namely as many as 27 people (65.9%) and mothers gave colostrum as many as 32 people (78%). Conclusion: There is a relationship between family support for colostrum administration to   postpartum SC mothers at PKU Aisyiyah Jepara Hospital with p value 0.001 α 0.05 and r value = 0.487.
KORELASI KUNJUNGAN ANTENATAL CARE BURUH PABRIK DENGAN HASIL LUARAN BAYI DI KABUPATEN KUDUS Nasriyah Nasriyah; Yoni F Syukriani; Firman F. Wirakusumah
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 4, No 2 (2013): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang : Hasil luaran bayi merupakan hasil dari kehamilan yang dapat berupa hasil luaran menguntungkan dan tidak menguntungkan. Kunjungan Antenatal care (ANC) yang adekuat dan berkualitas dipercaya dapat mencegah terjadinya hasil luaran yang tidak menguntungkan.Tujuan : penelitian ini adalah untuk menganalisis kunjungan ANC  buruh pabrik dengan hasil luaran bayi yang tidak menguntungkan. Penelitian ini dilakukan di Kabupaten Kudus dari bulan Februari-April 2013 dengan rancangan penelitian potong lintang dan didapatkan 92 responden.Metode :Analisis dilakukan secara bivariabel dengan menggunakan uji Rank Spearman,Hasil penelitian : menunjukkan ada korelasi antara kunjungan ANC dengan hasil luaran bayi, untuk jumlah kunjungan (r=0,206., p=0,049) dan waktu kunjungan (r=-0,455., p=0,000).Simpulan : dalam penelitian ini adalah jumlah dan waktu kunjungan ANC berkorelasi dengan hasil luaran bayi, semakin banyak jumlah kunjungan ANC semakin baik hasil luaran bayi dan semakin terlambat waktu kunjungan ANC semakin jelek hasil luaran bayi.