Pernikahan dini pada remaja masih menjadi masalah kesehatan masyarakat dan sosial yang berdampak pada kesehatan reproduksi, kesejahteraan mental, dan perkembangan sosial remaja. Pengetahuan yang terbatas serta kurangnya akses terhadap informasi kesehatan yang akurat menyebabkan remaja lebih rentan terhadap pernikahan usia dini. Media pendidikan kesehatan seperti video dan booklet sering digunakan dalam program edukasi remaja, namun efektivitas keduanya dalam mencegah pernikahan dini masih menunjukkan hasil yang beragam. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh media video dan booklet dalam pencegahan pernikahan dini pada remaja. Penelitian ini menggunakan metode tinjauan pustaka dengan menelusuri artikel ilmiah pada basis data PubMed dan Google Scholar. Sebanyak sepuluh artikel yang dapat diakses secara penuh, diterbitkan dalam bahasa Indonesia dan bahasa Inggris pada periode tahun 2021 hingga 2026, dipilih berdasarkan kesesuaiannya dengan topik penelitian. Hasil kajian menunjukkan bahwa intervensi pendidikan menggunakan media video mampu meningkatkan pengetahuan dan sikap remaja mengenai pencegahan pernikahan dini. Selain itu, media booklet juga terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan pemahaman remaja terhadap dampak pernikahan dini. Beberapa penelitian juga menunjukkan bahwa penggunaan media edukasi berbasis multimedia dapat menurunkan keinginan remaja untuk menikah pada usia muda. Secara umum, media video berperan lebih besar dalam memengaruhi sikap dan meningkatkan kesadaran remaja, sedangkan booklet memperkuat pemahaman kognitif melalui informasi tertulis. Kombinasi penggunaan media video dan booklet dapat menjadi strategi edukasi yang lebih komprehensif dan berkelanjutan dalam upaya pencegahan pernikahan dini pada remaja.
Copyrights © 2026