Integrasi Renewable Energy (RE) pada sistem tenaga listrik memberikan dampak terhadap karakteristik operasi jaringan, khususnya pada profil tegangan dan rugi daya. Meskipun RE mampu meningkatkan efisiensi sistem melalui suplai daya lokal, integrasi yang tidak terkontrol dapat menyebabkan ketidakstabilan tegangan, frekuensi. Penempatan RE pada titik tertentu dalam jaringan dapat memodifikasi pola dan arah aliran daya pada saluran transmisi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh integrasi RE terhadap profil tegangan dan rugi daya sistem tenaga listrik menggunakan PowerWorld Simulator. Sistem dimodelkan berdasarkan sistem uji standar IEEE 6-Bus dengan metode aliran daya Newton–Raphson. Simulasi dilakukan pada beberapa tingkat penetrasi RE yaitu 10%, 20%, 30%, dan 40% dari total beban sistem. Parameter yang dianalisis meliputi tegangan tiap bus serta total rugi daya aktif dan reaktif. Hasil simulasi menunjukkan bahwa integrasi RE meningkatkan tegangan minimum Bus 5 dari 0,9595 pu menjadi 1,0017 pu (mode PV) dan 0,9838 pu (mode PQ) pada penetrasi 120 MW. Rugi daya aktif menurun dari 13,42 MW menjadi 3,07 MW (PV) dan 3,81 MW (PQ), atau berkurang hingga 77,12% dan 71,61%. Namun, penetrasi tinggi menyebabkan tegangan mendekati batas nominal, sehingga diperlukan pengendalian daya reaktif. Secara kuantitatif, integrasi RE meningkatkan efisiensi dan margin kestabilan sistem secara signifikan.
Copyrights © 2026