Pendahuluan: Diabetes mellitus tipe 2 telah menjadi salah satu beban kesehatan publik terbesar secara global. Salah satu tantangan terbesar dalam penelitian DMT2 adalah sifatnya yang sangat heterogen. Model penyakit tradisional, seringkali gagal menangkap keragaman genetik manusia yang kompleks dan interaksi sistemik antar-organ yang berkontribusi pada patofisiologi DMT2. Oleh karena itu Induced pluripotent stem cell dapat menjadi peluang sebagai perantara memahami patofisiologi DMT2. Metode: Penelitian ini merupakan tinjauan pustaka. Artikel dicari melalui Pubmed dan Sciencedirect yang terbit 10 tahun terakhir (2015-2025). Pembahasan: Empat artikel terinklusi menjelaskan bagaimana iPSC dikembangkan menjadi model diabetes mellitus tipe 2 dengan berbagai latar belakang genetik (seperti polimorfisme APOE), profil komorbiditas (termasuk aterosklerosis, hipertensi, dan retinopati diabetik), dan kerusakan sistem saraf pusat. Simpulan: Tinjauan naratif ini telah mengkaji keberhasilan studi-studi dalam menghasilkan lini iPSC yang stabil guna mendalami patofisiologi diabetes mellitus tipe 2.
Copyrights © 2026