JIMKI: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kedokteran Indonesia
Vol 12 No 3 (2026): JIMKI: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kedokteran Indonesia Vol. 12.3 (2026) : Article i

Pengaruh Tingkat Pendidikan Dan Status Sosial Ekonomi Orang Tua Terhadap Swamedikasi Pada Anak Di Jakarta

Trigita Azahra Kinanthi (Unknown)



Article Info

Publish Date
10 Mar 2026

Abstract

Latar Belakang: Swamedikasi atau pengobatan mandiri pada anak sering menjadi pilihan pertama orang tua untuk menangani keluhan ringan. Tingkat pendidikan formal dan status sosial ekonomi sering kali dianggap sebagai faktor determinan utama yang memengaruhi pemahaman dan tindakan medis mandiri. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh tingkat pendidikan dan status sosial ekonomi terhadap pengetahuan dan perilaku swamedikasi pada orang tua di Jakarta. Metode: Penelitian ini merupakan studi kuantitatif dengan desain potong lintang (cross-sectional) terhadap 146 orang tua yang memiliki riwayat melakukan swamedikasi pada anak. Data dikumpulkan melalui kuesioner daring yang telah divalidasi. Analisis statistik hubungan antar variabel dilakukan menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat signifikansi $p < 0,05$. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden memiliki tingkat pengetahuan swamedikasi dalam kategori kurang (58,2%) dan perilaku dalam kategori cukup (45,9%). Analisis statistik menunjukkan tidak terdapat hubungan signifikan antara tingkat pendidikan dengan pengetahuan ($p = 0,288$) maupun perilaku ($p = 0,736$). Demikian pula dengan status sosial ekonomi yang tidak berhubungan signifikan dengan pengetahuan ($p = 0,217$) dan perilaku ($p = 0,104$). Pembahasan: Temuan ini mengindikasikan bahwa pendidikan formal yang tinggi dan kondisi ekonomi yang mapan tidak menjamin praktik swamedikasi yang lebih baik pada orang tua. Rendahnya pengetahuan yang dibarengi dengan perilaku yang "cukup" menunjukkan adanya kesenjangan (knowledge-practice gap). Faktor lain seperti pengalaman pribadi, pengaruh budaya/kebiasaan, dan aksesibilitas terhadap informasi kesehatan non-formal diduga memiliki peran yang lebih dominan. Simpulan: Tingkat pendidikan dan status sosial ekonomi bukan merupakan faktor penentu signifikan terhadap pengetahuan dan perilaku swamedikasi pada anak di Jakarta. Diperlukan upaya edukasi kesehatan yang lebih terstruktur dan berkelanjutan untuk mendorong praktik swamedikasi yang aman, rasional, dan bertanggung jawab bagi seluruh lapisan masyarakat.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

main

Publisher

Subject

Health Professions Medicine & Pharmacology Public Health

Description

Jurnal Ilmiah Mahasiswa Kedokteran Indonesia (JIMKI) adalah jurnal yang dikelola oleh Badan Analisis dan Pengembangan Ilmiah Nasional (BAPIN). JIMKI berfokus menjadi wadah untuk publikasi penelitian mahasiswa ...