Kepemimpinan kepala sekolah memiliki peran strategis dalam penguatan manajemen sumber daya manusia (SDM) sekolah dasar, namun praktik pengelolaannya masih menghadapi berbagai tantangan, terutama keterbatasan kapasitas kepemimpinan manajerial dan rendahnya partisipasi guru dalam proses manajemen sekolah. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mendampingi kepala sekolah dalam memperkuat manajemen SDM melalui pengembangan kapasitas kepemimpinan yang partisipatif, reflektif, dan berkelanjutan. Kegiatan dilaksanakan di sekolah dasar Kecamatan Kota Sumenep dengan melibatkan kepala sekolah dan guru melalui pendekatan pendampingan berbasis participatory action learning. Metode pelaksanaan meliputi analisis kebutuhan, workshop penguatan kepemimpinan, pendampingan implementasi manajemen SDM, refleksi berkelanjutan, serta monitoring dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pendampingan kepemimpinan berdampak positif terhadap peningkatan pemahaman kepala sekolah mengenai fungsi manajemen SDM, pergeseran sikap kepemimpinan menuju pola yang lebih inklusif dan kolaboratif, serta penguatan praktik pengelolaan SDM yang lebih terstruktur dan sistematis. Dampak lanjutan dari perubahan tersebut adalah meningkatnya keterlibatan guru dalam perencanaan dan evaluasi program sekolah serta penguatan tata kelola sekolah yang lebih profesional dan akuntabel. Secara konseptual, kegiatan ini menghasilkan model pendampingan kepemimpinan kepala sekolah yang berpotensi direplikasi melalui forum Kelompok Kerja Kepala Sekolah (KKKS) dengan penyesuaian terhadap konteks dan kebutuhan masing-masing sekolah.
Copyrights © 2026