Pemetaan partisipatif di RW 07 Desa Babakan dilaksanakan untuk mengatasi keterbatasan data spasial pada platform digital daring yang belum mampu merepresentasikan kondisi riil wilayah permukiman secara detail. Pemetaan partisipatif merupakan salah satu bentuk teknik partisipatoris yang menempatkan masyarakat sebagai subjek utama dalam proses pengumpulan, pengolahan, dan validasi data, sehingga pengetahuan lokal dapat terintegrasi dalam representasi spasial wilayah. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi literatur. Proses pemetaan melibatkan tokoh masyarakat dan warga secara aktif dalam mengidentifikasi elemen ruang, memverifikasi informasi lapangan, serta menyusun peta wilayah secara kolaboratif. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pemetaan partisipatif mampu menghasilkan prototipe peta RW 07 yang lebih akurat dan kontekstual, mencakup informasi jalan setapak, fasilitas umum, serta titik lokasi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang sebelumnya tidak teridentifikasi pada peta digital daring. Keberhasilan program ditunjukkan oleh meningkatnya keterlibatan aktif masyarakat, terbentuknya peta yang tervalidasi secara kolektif, serta tumbuhnya kesadaran warga akan pentingnya data spasial sebagai dasar perencanaan wilayah dan peningkatan pelayanan publik di tingkat lokal. Melalui penerapan teknik partisipatoris ini, masyarakat memiliki peran dan kendali dalam merepresentasikan kondisi wilayahnya secara lebih akurat dan berkelanjutan.
Copyrights © 2026