Permukiman sempadan sungai di kawasan Kali Ngrowo Kelurahan Botoran masih menunjukkan karakteristik kawasan kumuh tersisa dengan kondisi bangunan yang padat, sanitasi tidak memadai, serta rendahnya kesadaran masyarakat terhadap risiko lingkungan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman warga tentang pentingnya hunian layak, pengelolaan sanitasi dan sampah, serta perilaku mitigasi bencana melalui pendekatan edukasi partisipatif berbasis civic-centered urban design. Metode pelaksanaan meliputi survei kondisi lingkungan, penyuluhan interaktif, pemetaan sosial partisipatif, dan aksi kolektif berupa kampanye kebersihan serta pemasangan media edukasi lingkungan. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test untuk mengukur perubahan pengetahuan, sikap, dan perilaku warga. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada pemahaman konsep hunian layak (40% menjadi 80%), kesadaran risiko banjir dan pencemaran membuang sampah (50% menjadi 87%), serta peningkatan kesadaran jarak bangunan (33% menjadi 70 %). Kegiatan ini memberikan dampak positif pada penguatan kapasitas masyarakat sebagai aktor utama dalam menjaga kualitas lingkungan. Dengan demikian, penyadaran dan pemberdayaan warga merupakan tahapan krusial dalam mewujudkan penataan kawasan kumuh yang lebih aman, sehat, dan berkelanjutan di masa mendatang.
Copyrights © 2026