Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) masih menjadi masalah krusial pada balita di Desa Sungai Asam dengan 65 kasus tercatat pada Januari 2026. Permasalahan utama mitra adalah tingginya kejadian batuk pilek pada anak serta rendahnya pengetahuan ibu mengenai penanganan nonfarmakologis, khususnya terapi uap minyak kayu putih dan fisioterapi dada. Kondisi ini berisiko menyebabkan penanganan yang kurang optimal dan memperburuk status kesehatan anak. Sebagai langkah strategis dalam menjawab permasalahan tersebut, dilaksanakanĀ kegiatan melalui pelatihan edukatif yang disertai simulasi terapi inhalasi uap hangat berbahan minyak kayu putih serta praktik teknik fisioterapi dada. Metode yang digunakan meliputi ceramah interaktif, diskusi, demonstrasi praktik langsung, pembagian leaflet, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test pada 11 ibu balita. Pelaksanaan kegiatan dilakukan di balai desa dengan partisipasi aktif peserta dalam sesi tanya jawab dan praktik. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan rata-rata skor pengetahuan dari 68,18 menjadi 91,92 atau meningkat sebesar 23,74 poin setelah intervensi. Dampak konkret kegiatan ini adalah meningkatnya pemahaman dan keterampilan ibu dalam melakukan penanganan ISPA secara mandiri, aman, dan non-traumatis di rumah, sehingga mendukung upaya promotif dan preventif berbasis masyarakat
Copyrights © 2026